Gaji DPR RI dan Tunjangannya Rp70 Juta per Bulan, Wakil Ketua DPR: Sudah Tak Naik Selama 15 Tahun

Gaji DPR RI dan Tunjangannya Rp70 Juta per Bulan, Wakil Ketua DPR: Sudah Tak Naik Selama 15 Tahun

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir-anisha aprilia-radarpena.co.id Disway group

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menegaskan bahwa gaji pokok anggota DPR belum pernah mengalami kenaikan selama 15 tahun terakhir.

Meski begitu, ia menyebut para wakil rakyat tetap memahami kondisi efisiensi yang tengah dijalankan pemerintah.

 

“Gaji sudah 20 tahun juga belum naik, 15 tahunan juga tidak naik. Tetapi karena situasi seperti ini, anggota juga memahami dengan upaya efisiensi,” ujar Adies di Kompleks Parlemen, Rabu (20/8/2025).

 

Menurut politikus Partai Golkar tersebut, gaji pokok anggota DPR hanya berkisar Rp6,5 juta hingga Rp7 juta per bulan.

BACA JUGA:Berang! Sri Mulyani Tanggapi Soal Isu Guru Beban Negara, Ini Katanya

Namun, Adies mengakui adanya tambahan tunjangan, terutama tunjangan perumahan yang mencapai Rp50 juta setiap bulan.

 

“Tunjangan perumahan DPR itu Rp58 juta, setelah dipotong anggota menerima sekitar Rp50 juta. Itu menggantikan rumah dinas DPR yang sekarang sudah tidak ada,” jelasnya.

 

Jika ditotal, anggota DPR bisa membawa pulang penghasilan sekitar Rp70 juta per bulan, terdiri dari gaji pokok dan berbagai tunjangan.

 

Tunjangan Dianggap Masih Ideal

 

Adies menilai, tunjangan perumahan tersebut masih masuk akal jika dibandingkan dengan biaya sewa rumah di kawasan Senayan dan sekitarnya.

BACA JUGA:Gaji DPR RI dan Tunjangannya Tembus Rp70 Juta per Bulan

 

“Kalau kontrak rumah di Senayan sekarang setahun Rp50 juta itu sudah nggak ada. Anggap ada, tapi rumahnya tidak layak. Sementara kalau kos Rp3 juta per bulan dikali 12 ya Rp36 juta, belum lagi harus bayar pembantu, sopir, dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.

 

Selain tunjangan perumahan, anggota DPR juga menerima tunjangan beras. Menurut Adies, tambahan tunjangan beras itu diberikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang disebut merasa iba melihat beban hidup anggota DPR di tengah kenaikan harga bahan pokok.

 

“Yang naik hanya tunjangan beras. Kita tahu beras dan telur naik, mungkin Bu Menteri Keuangan juga kasihan pada kawan-kawan DPR. Jadi kami ucapkan terima kasih atas kenaikan itu,” tutur Adies.(anisha)

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: