Oknum Kades di Demak Digerebek Ngamar dengan Wanita Lain, Suami Sah Lapor Polisi

Oknum Kades di Demak Digerebek Ngamar dengan Wanita Lain, Suami Sah Lapor Polisi

Kades di Demak digerebek -tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Seorang kepala desa (kades) di Kabupaten Demak, bernama Zidan, menjadi sorotan publik setelah ketahuan mangkir dari agenda resmi negara demi bertemu selingkuhannya.

Ia seharusnya hadir dalam acara peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bersama Presiden Prabowo Subianto di Klaten, Senin (21/7/2025).

Namun, bukannya mengikuti agenda kenegaraan, Zidan justru memilih turun di Salatiga dan kembali ke Demak. Ia diduga menghindar dari rombongan kepala desa agar bisa bermalam bersama wanita selingkuhannya, Laili, di sebuah kamar kos.

Digerebek di Kamar Kos

Petugas bersama pihak keluarga dan warga akhirnya melakukan penggerebekan setelah mendapat informasi keberadaan keduanya. Benar saja, Zidan dan Laili ditemukan dalam satu kamar kos dalam kondisi mencurigakan.

Penggerebekan ini langsung memicu kehebohan warga setempat.

BACA JUGA:Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI

BACA JUGA:PMI DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja Terbaru! Gaji Menarik, Cuma Lulusan SMA dan D3 Bisa Daftar!

Pihak suami sah dari Laili yang turut serta dalam penggerebekan menolak jalur damai. Ia memilih melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Kedua pihak pun sudah membuat laporan resmi ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Demak.

Bukan Kasus Pertama

Ironisnya, ini bukan kali pertama Zidan tersandung skandal perselingkuhan. Catatan buruk ini semakin mencoreng nama baiknya sebagai seorang pejabat desa.

Warga dan netizen pun mengecam keras tindakan tidak terpuji tersebut, terlebih karena dilakukan saat ia seharusnya menjalankan tugas negara.

Respons Masyarakat dan Potensi Sanksi

Skandal ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat. Banyak yang menilai Zidan tidak layak lagi menjabat sebagai kepala desa karena telah mencoreng citra pemimpin desa yang seharusnya menjadi teladan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait