Rekaman CCTV Detik-detik Penjaga Kost Datangi TKP Diplomat Kemlu Tewas, Begini Penjelasan Polisi

Rekaman CCTV Detik-detik Penjaga Kost Datangi TKP Diplomat Kemlu Tewas, Begini Penjelasan Polisi

Rekaman CCTV Detik-detik Penjaga Kost Datangi TKP Diplomat Kemlu Tewas-Istimewa-

"Benar, pagi tadi kami menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di kamar kos kawasan Gondangdia. Korban merupakan pegawai Kemenlu asal Yogyakarta," paparnya.

Kondisi Jasad Mencurigakan, Kepala Tertutup Lakban

Kondisi jasad korban disebut cukup mencurigakan. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas kasur, dengan kepala tertutup lakban dan tubuhnya diselimuti.

"Korban ditemukan dalam keadaan kepala tertutup lakban dan tubuh tertutup selimut. Kami langsung lakukan olah TKP bersama tim Reskrim Polres Jakarta Pusat," tambahnya.

Pihak kepolisian kini tengah menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian ADP. Jenazah telah dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi.

Diduga Seorang Diplomat, Siap Diberangkatkan Tugas Akhir Bulan

Informasi lain datang dari kerabat korban, Iyarman Waruwu, yang menyebut bahwa ADP adalah seorang diplomat di Kemenlu. Korban bahkan dijadwalkan berangkat ke luar negeri untuk penempatan tugas pada akhir bulan ini.

"Yang bersangkutan adalah diplomat yang akan berangkat penempatan akhir bulan ini," ungkap Iyarman di lokasi kejadian.

Iyarman juga menyampaikan bahwa dirinya terakhir bertemu korban pada Senin, 7 Juli 2025, saat jam makan siang di kantor. Saat itu, kondisi korban terlihat sehat dan tak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

"Terakhir bertemu kemarin saat makan siang di kantor, sekitar pukul 12-an. Yang bersangkutan sehat dan terakhir terlihat meninggalkan kantor sekitar pukul 16.30 WIB," jelasnya.

Penyelidikan Berlanjut, Polisi Cek CCTV dan Periksa Saksi

Kapolres Susatyo memastikan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Pihaknya telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

"Kami masih terus mendalami kasus ini. Perkembangan hasil autopsi dan penyelidikan akan kami sampaikan lebih lanjut," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait