Viral! Keluarga Pasien di RSUD Muna Barat Ngamuk Gegara Lama Dirujuk, Perawat Dikejar hingga Kursi Dilempar
Warga ngamuk di RSUD Muna Barat-tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Sebuah video berdurasi 3 menit 40 detik viral di media sosial, memperlihatkan keluarga pasien mengamuk di RSUD Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Insiden terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025, dan memicu perhatian publik terhadap kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Dalam rekaman video, terlihat beberapa keluarga pasien membanting meja, merusak fasilitas rumah sakit, hingga mengejar seorang perawat perempuan.
Tindakan tersebut diduga sebagai bentuk kemarahan akibat lambatnya pelayanan ambulans dan proses rujukan pasien dari puskesmas ke RSUD.
Kronologi Kejadian RSUD Muna Barat
Menurut informasi yang dihimpun, pasien yang dimaksud sebelumnya dirujuk dari puskesmas setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.
BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung Badminton US Open 2025: Indonesia Kirim 2 Wakil Non-Pelatnas
BACA JUGA:Viral! Siswa SD di Tulungagung Sawer Biduan saat Perpisahan, Pihak Sekolah Akui Kecolongan
Pasien mengalami pusing hebat dan segera dibawa ke RSUD Mubar. Namun, keluarga mengklaim penanganan medis berjalan lambat dan proses rujukan memakan waktu terlalu lama.
Kekesalan keluarga akhirnya meledak dalam aksi pengrusakan fasilitas serta intimidasi terhadap tenaga medis yang sedang bertugas.
Bupati Muna Barat Perintahkan Investigasi
Merespons kejadian tersebut, Bupati Muna Barat La Ode Darwin langsung mengambil langkah cepat dengan memerintahkan inspektorat daerah melakukan investigasi internal di RSUD.
“Saya sudah memerintahkan inspektorat untuk melakukan investigasi di rumah sakit. Jika ditemukan pelanggaran SOP, maka akan ada teguran keras dan evaluasi menyeluruh,” ujar Darwin dalam keterangannya.
Pemerintah Kabupaten Muna Barat juga berjanji akan meningkatkan fasilitas layanan, termasuk menambah armada ambulans baik di RSUD maupun puskesmas yang ada di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: