Aksi Arogan Bupati Muratara Viral! Hampir Adu Mulut dengan Pendemo Tambang Ilegal di Jalinsum

Aksi Arogan Bupati Muratara Viral! Hampir Adu Mulut dengan Pendemo Tambang Ilegal di Jalinsum

Aksi arogan Bupati Muratara Devi Suhartoni saat menghadapi pendemo--

MUSIRAWAS UTARA, RADARPENA.CO.ID  – Suasana panas terjadi saat Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Devi Suhartoni, turun langsung menemui massa aksi yang memblokade Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Rawas Ulu, Jumat (13/6/2025).

Aksinya yang nyaris adu mulut dengan demonstran terekam dalam video dan kini viral di media sosial.

Aksi demonstrasi itu digelar Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Rawas untuk menuntut dihentikannya tambang emas ilegal yang telah mencemari Sungai Rawas dan merusak lingkungan sekitar.

BACA JUGA:Indonesia Bakal Terseret Perang Nuklir, Bahan Baku Ditemukan di Kalbar

Dalam orasinya di hadapan massa, Bupati Devi menyatakan komitmennya untuk menertibkan praktik tambang ilegal.

Namun pernyataannya justru memicu emosi ketika teriakan “omong kosong!” menggema dari arah kerumunan demonstran.

“Alat berat akan kami tarik keluar, dan kami harap masyarakat turut mengawasi prosesnya,” ujar Devi sebelum maju ke arah pendemo dengan nada tinggi.

Situasi Memanas, Aksi Dorongan Tak Terelakkan

Ketegangan meningkat ketika Devi tersulut emosi dan menghampiri massa. Video yang beredar memperlihatkan momen dorong-dorongan kecil yang terjadi antara bupati dan beberapa demonstran. Aparat keamanan dan pendampingnya segera menenangkan Devi untuk meredakan situasi.

Peristiwa ini mengundang kritik dari publik karena dianggap tidak mencerminkan sikap negarawan.

Warganet menilai pejabat publik seharusnya bersikap tenang, apalagi saat berhadapan dengan rakyat yang menyuarakan keresahan atas kerusakan lingkungan.

BACA JUGA:Dampak Perang Iran-Israel Bagi Dunia Industri Indonesia, Ngeri-Ngeri Sedap

“Pemimpin seharusnya jadi penyejuk, bukan malah menambah panas suasana,” tulis akun @aktivis_lingkungan dalam komentarnya di media sosial.

Tuntutan Warga: Stop Tambang, Bersihkan Sungai

Demo yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB di depan Kantor Camat Rawas Ulu ini dilanjutkan dengan pemblokiran Jalinsum di Surulangun Rawas.

Massa membakar ban dan membentangkan spanduk sebagai bentuk protes terhadap aktivitas eksploitasi emas ilegal menggunakan alat berat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: