Fakta-Fakta Video Viral Video 11 Anak TK Dikucilkan di Bengkulu Tak Diajak Perpisahan

Fakta-Fakta Video Viral Video 11 Anak TK Dikucilkan di Bengkulu Tak Diajak Perpisahan

Video viral 11 anak TK yang diduga dikucilkan tak diajak perpisahan--

BENGKULU, RADARPENA.CO.ID — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menunjukkan dugaan pengucilan terhadap 11 anak TK Dharma Bakti di Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. 

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook @mamanyakelvinqayla, dan dengan cepat menyulut berbagai reaksi publik, khususnya pada Rabu (11/6).

Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, terdengar narasi bahwa anak-anak tersebut tidak diajak dalam acara perpisahan sekolah, yang dituding sebagai bentuk pengucilan.

BACA JUGA:Viral! Polwan Padang Live TikTok Saat Jam Kerja, Eh Malah Nyindir Netizen: Yang Julid Keluar Aja

Menanggapi kegaduhan yang timbul, pihak TK Dharma Bakti, wali murid, dan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu langsung menggelar pertemuan mediasi pada Kamis (12/6).

Hasilnya? Dugaan pengucilan ternyata hanyalah kesalahpahaman akibat miskomunikasi.

“Tidak ada acara perpisahan resmi dari sekolah,” ujar Kepala Sekolah Dahlia.

“Itu murni makan bersama yang diinisiasi beberapa wali murid.”

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa undangan kegiatan makan bersama itu disebar melalui grup WhatsApp masing-masing kelas. Namun sayangnya, 11 wali murid tidak mengetahui acara tersebut karena pesan tidak terbaca atau terlewat.

BACA JUGA:Ketua DPR Puan Maharani Respon Langkah Prabowo Naikkan Gaji Hakim 280 Persen: Harus Diiringi Reformasi Total

“Saya mewakili wali murid yang viral itu, dan kami akui itu murni miskomunikasi. Tidak ada unsur sengaja atau pengucilan,” kata Renta Siskalia, perekam sekaligus pengunggah video.

Ia juga menyampaikan bahwa video yang sempat viral tersebut akan ditarik kembali sebagai bentuk itikad baik.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan bahwa semua pihak telah berdamai dan masalah ini tidak akan berlarut.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat, termasuk wali kota dan wakil wali kota atas kegaduhan ini. Tapi Alhamdulillah, semua sudah clear,” ujar Ilham.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: