Viral! Warga Berburu Emas di Sungai Keboireng Tulungagung, Begini Awal Mulanya
Ilustrasi mendulang emas-tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Fenomena unik terjadi di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Warga dari berbagai daerah berbondong-bondong mendatangi aliran sungai desa tersebut demi mendulang butiran emas yang ditemukan secara tidak sengaja dua bulan lalu.
Awalnya, dua orang warga asal Kediri diketahui sedang melakukan aktivitas mencurigakan di sungai. Setelah didesak warga, mereka mengakui sedang mencari emas, dan pengakuan ini pun menyebar cepat melalui media sosial.
Emas di Sungai: Dari Bisik-Bisik Jadi Fenomena Massal
Kepala Desa Keboireng, Supirin, membenarkan bahwa warga lokal sebenarnya sudah mengetahui keberadaan emas di sungai tersebut sejak lama. Namun, setelah tersebar di media sosial, warga dari berbagai kecamatan dan kabupaten, termasuk dari Trenggalek, turut datang mencoba peruntungan.
“Kalau orang Desa Keboireng sebenarnya sudah tahu asal mula emas itu. Tapi yang ramai ini ya karena viral di medsos,” kata Supirin, Rabu (28/06/2025).
Pemerintah Desa Imbau Keselamatan dan Jaga Lingkungan
BACA JUGA:Viral! 2 Nakes Dipecat Gegara Live TikTok saat Operasi Caesar di RSU PKU Jombang
BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung Singapore Open 2025 Hari Ini 29 Mei 2025: Jojo Tantang Jagoan Malaysia
Menanggapi ramainya pencarian emas ini, Pemerintah Desa Keboireng bersikap hati-hati. Supirin menjelaskan bahwa warga tetap diperbolehkan mencari emas selama tidak merusak lingkungan, terutama tebing sungai yang berdekatan dengan jalan umum.
“Kalau di aliran sungai, silakan. Tapi jangan menggali di gampeng atau tebing,” jelasnya.
Pemerintah desa juga aktif memantau aktivitas pendulangan emas untuk memastikan keselamatan warga dan menjaga lingkungan tetap aman.
Rezeki Nomplok: Penghasilan Sampai Rp 2,5 Juta dalam 3 Hari
Fenomena ini memberi dampak ekonomi positif bagi warga. Beberapa pendulang mengaku bisa memperoleh penghasilan hingga Rp 2,5 juta hanya dalam tiga hari. Meskipun dilakukan secara tradisional dengan alat seadanya seperti wajan bekas dan mangkok besar, hasilnya tetap menjanjikan.
“Sudah dapat satu yang lumayan besar. Ukurannya kira-kira seperti ujung jeruji sepeda. Alhamdulillah rezeki,” ujar Ifan Aditia (36), warga yang mendulang emas bersama istrinya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: