Viral! Atlet Binaraga Malang Makan Ayam Tiren Jelang Porprov Jatim 2025, Ini Kata Pengurus PBFI

Viral! Atlet Binaraga Malang Makan Ayam Tiren Jelang Porprov Jatim 2025, Ini Kata Pengurus PBFI

Ilustrasi atlet binaragawan-Pixabay -

PBFI Kabupaten Malang hanya menerima anggaran sekitar 10 persen dari kebutuhan operasional total. Indra menyebut pihaknya harus menanggung sisanya secara mandiri, salah satunya dengan mengelola tempat latihan yang dikomersialkan untuk menopang biaya operasional.

"Kami harap Pemkab bisa lebih peduli. Cobalah selami kondisi tiap cabang olahraga, termasuk binaraga," tegasnya.

Respons Pemkab Malang

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Nurman Ramdasyah, menyatakan bahwa masalah konsumsi ayam tiren terjadi karena kurangnya komunikasi antara pengurus cabang dan pihak pemerintah.

"Mungkin para atlet kecewa karena kebutuhan gizi mereka sangat spesifik dan tidak bisa disamakan dengan cabor lain," ujarnya.

Ia juga mengakui adanya keterlambatan pencairan anggaran yang menyebabkan sejumlah kebutuhan atlet belum bisa terpenuhi tepat waktu. Namun ia memastikan bahwa per Mei 2025, dana sudah dicairkan sepenuhnya, termasuk untuk cabang binaraga.

Kasus ini menyoroti urgensi perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan atlet, terutama di cabang olahraga yang tergolong minoritas seperti binaraga. 

Konsumsi bahan pangan berisiko seperti ayam tiren seharusnya tidak terjadi dalam ekosistem olahraga profesional. 

Diperlukan sinergi antara pemerintah, KONI, dan pengurus cabang untuk menjamin terpenuhinya hak dasar atlet, termasuk asupan nutrisi yang layak.

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait