Viral BBM Pertamax Tercampur Air di SPBU Solo, Begini Klarifikasi Pertamina
Viral Pertamax campur air di SPBU Solo -tangkapan layar-
PT Pertamina Patra Niaga angkat bicara menanggapi kasus ini. Taufiq Kurniawan, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, air masuk ke tangki penyimpanan Pertamax akibat rembesan hujan.
"Hasil pengecekan betul karena curah hujan tinggi mengakibatkan rembesan air yang sekarang sedang dicek sumbernya di tangki Pertamax," papar Taufiq, Jumat (7/3/2025) malam.
Pihak Pertamina telah menghentikan sementara penjualan Pertamax di SPBU Pucangsawit untuk pengecekan lebih lanjut. “Pengisian Pertamax kami stop operasional dulu karena dilakukan pengecekan,” imbuhnya.
Dampak pada Konsumen
Tercatat tiga kendaraan terdampak, yaitu dua sepeda motor dan satu mobil. Pihak SPBU telah memberikan kompensasi ganti rugi untuk biaya perawatan dan pembelian BBM.
“Untuk konsumen yang komplain, ada dua motor dan satu mobil. Untuk motor, konsumen memaklumi dan tidak minta ganti rugi. Untuk mobil, sudah diganti rugi BBM dan servis kendaraan oleh SPBU,” jelas Taufiq.
Komentar Mekanik Bengkel
Seorang mekanik bengkel di Sukoharjo berinisial F (41) membenarkan bahwa mobil Honda HR-V warna putih milik korban mogok akibat BBM tercampur air. “Kami cek dan analisa. Ternyata, pompa bensin bermasalah. Saat kami periksa bahan bakarnya, ada cairan yang berbeda, bukan bensin,” ujarnya.
Mekanik tersebut menjelaskan, mobil korban tergolong baru dan tidak ditemukan kebocoran tangki. Setelah pembersihan tangki dan penggantian BBM, mobil kembali beroperasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: