Detik-detik Puluhan Napi Lapas Kutacane Aceh Kabur Jelang Buka Puasa, Ini Penyebabnya
Napi lapas Kutacane kabur saat jelang bukapuasa-tangkapan layar-TikTok
Kepala Kanwil Ditjen Pas Aceh Angkat Bicara
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Provinsi Aceh, Yan Rusmanto, membenarkan peristiwa kaburnya napi dari Lapas Kutacane. Namun, ia belum bisa memastikan jumlah pasti napi yang berhasil melarikan diri.
"Saya belum bisa pastikan jumlah pastinya. Saat ini, petugas sedang melakukan apel untuk menghitung jumlah warga binaan. Kami masih menyelidiki penyebabnya," ujar Yan Rusmanto.
Penyebab Napi melarikan diri
Beredar kabar 52 narapidana di Lapas II B Kutacane melarikan diri dikarenakan kecewa karena makanan.
Hal tersebut di ungkapkan oleh Bupati Aceh Tenggara M. Salim Fakhry, di depan para wartawan, Senin 10 Maret 2025 usai menemui para narapidana di dalam Lapas II B Kutacane.
“Anggaran makan di Lapas Kelas II B Kutacane hanya 20 Ribu per hari,” ucapnya.
Tak hanya itu, terkait over kapasitas kata Fakhry, mereka kecewa dikarenakan makanan tiap harinya.
“Tadi keluhan para napi di dalam sudah di jawab sama Kalapas II B Kutacane,” ujarnya, mengutip lintasgayo.
Fakhry juga mengimbau kepada narapidana pidana yang melarikan diri agar untuk secepatnya menyerahkan diri.
Pihak kepolisian sudah minta bantuan Brimob dari Gayo Lues.
“InsyaAllah Brimob dari Gayo Lues besok sudah sampai di Kutacane,” ungkapnya.
Terkait over kapasitas penghuni Lapas, Salim mengatakan beberapa waktu lalu Pemkab sudah menandatangani tanah hibah untuk merelokasi Rutan Kelas II B Kutacane.
Menurut laporan yang dilansir dari Antara, para napi menggunakan berbagai cara untuk kabur, seperti melompati atap Lapas dan keluar melalui pintu utama. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius tentang sistem keamanan dan pengawasan di Lapas Kutacane.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: