Viral! Dokter Spesialis Dipaksa Buka Masker oleh Keluarga Pasien, IDI Dorong Proses Hukum
Dokter RSUD Sekayu diamuk keluarga pasien -Istimewa-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan dr. Syahpri Putra Wangsa (Sp.PD-KGH, FINASIM), dokter spesialis penyakit dalam RSUD Sekayu, provinsi Sumatera Selatan, diintimidasi oleh keluarga pasien hingga dipaksa membuka maskernya.
Aksi ini memicu reaksi luas dan kecaman dari masyarakat serta institusi profesi medis.
Kronologi: Teledor di Ruang VIP dan Intimidasi
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa pagi (12 Agustus 2025) di ruang VIP. Keluarga pasien menuduh dokter bertele-tele dan tidak memberikan pelayanan yang layak sesuai tarif VIP.
Dalam suasana tegang, salah satu anggota keluarga mendesak dokter membuka masker dengan menyentuh bagian belakang lehernya.
Sikap Profesional Dokter di Tengah Tekanan
Meski menghadapi tekanan emosional, dr. Syahpri tetap tenang dan menjelaskan kondisi medis pasien secara profesional, termasuk diagnosis TBC berdasarkan hasil rontgen dan pemeriksaan dahak. Masker yang dikenakannya sesuai dengan protokol TBC dan SOP rumah sakit.
BACA JUGA:15 Ide Kegiatan Hari Pramuka 2025 yang Edukatif dan Seru untuk Semua Usia
BACA JUGA:Alasan Persija Tak Daftarkan Ryo Matsumura di Putaran Perdana BRI Super League 2025-26
IDI Desak Proses Hukum dan Perlindungan Tenaga Medis
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumsel mengecam tindakan intimidatif tersebut. Ketua IDI cabang Muba menyatakan akan mendampingi dr. Syahpri secara hukum dan mendesak agar kasus ini diproses di ranah hukum. IDI juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap tenaga medis di tempat kerja.
Mediasi Pemerintah Daerah dan Permintaan Maaf Keluarga
Pemkab Muba melalui Sekda dan DPRD melakukan mediasi antara dokter dan keluarga pasien.
Dalam kesepakatan tersebut, keluarga menyampaikan permintaan maaf atas tindakan emosional yang terjadi. Mereka juga menyatakan terkejut video tersebut viral dan berdampak negatif bagi citra rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: