Pria Tewas Bersimbah Darah di Jembatan Tinggi Tanah Abang, Diduga Korban Penusukan

Pria Tewas Bersimbah Darah di Jembatan Tinggi Tanah Abang, Diduga Korban Penusukan

Ilustrasi Kecelakaan -Freepik-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Warga Tanah Abang, Jakarta Pusat, digemparkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi sekarat dan bersimbah darah di Jembatan Tinggi, Tanah Abang, pada Senin malam, 14 Juli 2025 sekitar pukul 23.40 WIB.

Pria tersebut sempat meminta pertolongan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Kapolsek Tanah Abang, Kompol Haris Akhmat Basuki, membenarkan kejadian tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi terluka parah oleh sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

"Kronologi kejadian bermula ketika saksi-saksi melihat korban berlari mengarah ke jembatan sambil berteriak 'Tolong Tolong Saya Di Tusuk' berulang-ulang," katanya kepada awak media, Selasa 15 Juli 2025.

Korban Berteriak “Tolong, Saya Ditusuk!” Sebelum Ambruk

Menurut keterangan saksi, pria tersebut sempat berlari ke arah jembatan sambil berteriak “Tolong, saya ditusuk!” berulang kali. Tak lama kemudian, korban ambruk di trotoar dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam di Piala AFF U23 2025

BACA JUGA:Hasil Japan Open 2025: Alwi Farhan Lolos 16 Besar, Jonatan Angkat Koper

"Saksi-saksi kemudian berbalik dan melihat korban sudah tergeletak di atas trotoar," lanjutnya.

Nenek korban yang berada di atas jembatan melihat kejadian tersebut dan segera meminta bantuan untuk mengevakuasi korban ke RS Tarakan. 

"Namun, setelah dilakukan pengecekan dan keterangan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat kehabisan darah karena luka terbuka di bagian punggung sisi kanan," jelasnya.

Korban Tewas Karena Luka Tusuk di Punggung

Pihak medis dari RS Tarakan menyatakan korban meninggal dunia akibat kehabisan darah, menyusul luka terbuka di bagian punggung sisi kanan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait