Pelat Besi JPO Jakarta Rawan Dicuri, Ini Langkah yang Dilakukan Gubernur Pramono Anung
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di berbagai titik Jakarta semakin memprihatinkan.
Sejumlah pelat besi dan railing di JPO dilaporkan raib digasak maling, membahayakan pejalan kaki yang melintas.
Kejadian ini terjadi di beberapa lokasi seperti JPO Tipar Cakung (Jakarta Timur), JPO Daan Mogot (Jakarta Barat), dan terbaru di JPO kawasan Ancol (Jakarta Utara).
BACA JUGA:Tom Lembong Dituntut 7 Tahun Buntut Kasus Korupsi Impor Gula, Pakar Hukum Kritik Jaksa
Besi yang hilang tak hanya membuat jembatan tampak rusak, tapi juga menjadi ancaman keselamatan langsung bagi pengguna jalan.
Pelat lantai yang bolong dan railing yang hilang rawan menyebabkan jatuh atau kecelakaan, terlebih di malam hari saat pencahayaan terbatas.
Menanggapi kondisi ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bergerak cepat. Pramono menyatakan bahwa pihaknya akan mempercepat pemasangan CCTV di seluruh JPO dan halte di Jakarta untuk mencegah pencurian dan aksi vandalisme.
“Sekarang saya akan memulai memasang CCTV di beberapa JPO supaya tidak dirusak,” kata Pramono saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025).
Pramono juga mengakui bahwa pengawasan terhadap fasilitas publik, termasuk JPO, masih kendor dan harus ditingkatkan.
Ia telah memerintahkan jajarannya untuk memperketat pengamanan di titik-titik rawan pencurian.
BACA JUGA:DPR Putuskan Bentuk Tim Pengawas Penulisan Ulang Sejarah Indonesia
Dukungan terhadap langkah cepat Gubernur juga datang dari DPRD DKI Jakarta. Anggota Komisi D, Ida Mahmudah, mendesak agar command center atau posko pemantau dibentuk untuk memonitor kondisi JPO secara real-time melalui CCTV yang terintegrasi.
“Selama ini pencurian terjadi karena kurangnya penjagaan. CCTV itu wajib dan harus di-backup oleh pusat kontrol pemantauan,” ujar Ida.
Ia menyebut pelat besi JPO termasuk aset vital, karena langsung berhubungan dengan keselamatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: