Pramono Anung: Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang Baru Setelah Lebaran 2026

Pramono Anung: Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang Baru Setelah Lebaran 2026

Gubernur DKI Pramono Anung larang sekolah swasta gratis pungut biaya ke siswa.-Foto: Disway.id-

Radarpena.idGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan, Ibu Kota tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin datang dan mencari pekerjaan setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Ia memastikan Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi maupun pemeriksaan khusus bagi para pendatang baru yang datang ke Jakarta.

"Jakarta tetap akan terbuka bagi siapapun sehingga saya tidak akan memerintahkan untuk mengadakan yustisi ataupun screening untuk itu," tegas Pramono di Jakarta Pusat, dikutip Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, peluang kerja di Jakarta masih tersedia bagi masyarakat dari berbagai daerah yang ingin mengadu nasib di ibu kota.

Meski demikian, Pramono mengingatkan para pendatang agar mempersiapkan diri dengan keterampilan dan kemampuan yang memadai agar mampu bersaing di dunia kerja.

"Ruang untuk bekerja di Jakarta terbuka," ujarnya.

Mas Pram, sapaan akrabnya, juga mengimbau warga Jakarta yang hendak mudik saat Lebaran untuk terlebih dahulu melapor kepada pengurus RT/RW setempat. Hal tersebut penting agar lingkungan mengetahui kondisi rumah yang ditinggalkan.

Ia mengingatkan agar rumah tidak ditinggal tanpa pemberitahuan kepada pihak lingkungan.

"Jika terjadi pencurian dan yang disalahkan adalah pemerintah pada tingkat RT RW ataupun pada tingkat kelurahan," ujarnya.

Di sisi lain, di tengah kondisi global yang tidak menentu akibat konflik di sejumlah wilayah dunia, Pramono memastikan ketersediaan bahan pangan di Jakarta tetap dalam kondisi aman.

Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan sejak jauh hari untuk memastikan pasokan pangan selama periode Ramadan hingga Lebaran tetap mencukupi.

Meski begitu, ia berharap harga bahan pangan strategis tidak mengalami kenaikan yang signifikan menjelang Lebaran 2026.

"Alhamdulillah stok (pangan) di Jakarta, saya tegaskan stok di Jakarta aman, lebih dari cukup. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan yang signifikan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait