Tragis, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pinang Tangerang

Tragis, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pinang Tangerang

Bocah berinisial F ditemukan tewas di kawasan Pinang, Kita Tangerang pada Kamis 19 Juni 2025.-Istimewa-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Peristiwa mengenaskan terjadi di kawasan Pinang, Kota Tangerang, di mana seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun ditemukan tewas di saluran drainase pada Kamis, 19 Juni 2025. Bocah berinisial F ini sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Menurut keterangan Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB usai dilakukan pencarian intensif.

"Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dan dibawa ke rumahnya setelah dinas PU membongkar saluran drainase untuk mengangkat jenazah korban," katanya kepada awak media mewakili Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, Sabtu 21 Juni 2025.

Korban Dilaporkan Hilang Sehari Sebelumnya

Korban F dilaporkan hilang oleh ibunya pada Rabu sore, 18 Juni 2025. Pihak keluarga dan warga sempat melakukan pencarian sebelum akhirnya pihak berwenang turun tangan.

BACA JUGA:DLH DKI Jakarta Ungkap Penyebab Busa Seperti Salju di BKT: Siapkan Langkah Hukum

BACA JUGA:Viral! Preman Intimidasi Pedagang Roti di Tugu Pengantin Gedongtataan, Polres Pesawaran Turun Tangan

Setelah proses evakuasi yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum, jenazah bocah malang tersebut akhirnya ditemukan dalam saluran drainase yang ditutup.

Polsek Pinang Tangani Kasus, Polisi Masih Selidiki Kronologi

Saat ini, Polsek Pinang menangani kasus ini dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kronologi lengkap peristiwa tersebut.

"Kasus ditangani Polsek Pinang," jelas AKBP Reonald.

Polisi masih mendalami bagaimana korban bisa terperosok ke saluran drainase dan faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab tragedi ini.

Kejadian Ini Soroti Keamanan Infrastruktur Perkotaan

Kematian tragis bocah F memunculkan kekhawatiran publik terhadap keamanan saluran air terbuka di wilayah permukiman. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peninjauan ulang sistem drainase kota dan pentingnya pengawasan anak di lingkungan rawan bahaya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait