Sering Dilecehkan Atasan, Akhirnya Buruh Pabrik di Bekasi Lapor Polisi

Sering Dilecehkan Atasan, Akhirnya Buruh Pabrik di Bekasi Lapor Polisi

Ilustrasi pelecehan seksual--

CIKARANG, RADARPENA.CO.ID - Seorang buruh pabrik di wilayah Cikarang, kabupaten Bekasi akhirnya lapor polisi usai sering mendapat pelecehan seksual dari atasannya.

Buruh tersebut berinisial R yang bekerja pada salah satu pabrik di wilayah Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan.

"Kasus pelecehan seksual yang dilakukan atasannya sendiri. Korban mengaku sering kali mendapatkan perlakuan tidak pantas saat bekerja di lingkungan perusahaan tersebut," kata kuasa hukum korban Akbar Yunus di Mapolres Metro Bekasi, Rabu (14/5/2025).

Dia mengatakan dugaan tindak pidana pelecehan seksual oleh atasan ini kerap dialami korban dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan berturut-turut.

BACA JUGA:Tragedi Anak Gajah Tewas Tertabrak Truk Sang Induk Menangis di Sampingnya Bikin Nangis Bawang dengan Versi AI

"Pelecehan yang dialami R terjadi secara fisik dan dilakukan oleh atasannya di lingkungan tempat korban bekerja. Korban adalah karyawan perusahaan dan pelaku adalah atasannya," katanya.

Dirinya mengungkapkan bahwa selain kepada R, oknum atasan perusahaan tersebut juga diduga telah melakukan tindakan serupa kepada karyawan lain.

Akibat tindakan pelecehan dimaksud, lanjut Akbar, korban kini mengalami trauma mendalam sehingga memerlukan pendampingan secara psikologis.

Kasus tersebut kini dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi.

Bukti-bukti pendukung juga telah diserahkan kepada penyidik untuk membantu pengusutan perkara tersebut.

BACA JUGA:Mengenal Undur-Undur: Serangga Kecil dengan Strategi Unik yang Menakjubkan

Pihaknya juga sudah melaporkan kasus ini kepada Kementerian Ketenagakerjaan dengan maksud agar tindakan pelecehan seksual serupa tidak terjadi lagi di lingkungan perusahaan.

"Harapan kami pasti kasus ini bisa diusut tuntas, pelaku bisa diproses hukum dan supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi di lingkungan perusahaan," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait