Gubernur Pramono Anung Izinkan Pendatang Mengadu Nasib di Jakarta Usai Idulfitri
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung izinkan pedatang adu nasib di Jakarta -cahyono-radarpena.co.id
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Usai Idulfitri, tak ada halangan atau larangan bagi pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka selebar-lebarnya bagi para pendatang baru usai Idulfitri.
Pramono menegaskan, di era kepemimpinannya Jakarta terbuka bagi siapa saja tak terkecuali pendatang baru.
Hal ini dikatakan Pramono menanggapi fenomena maraknya pendatang baru ke Jakarta pasca hari raya IdulFitri.
"Jakarta di bawah kepemimpinan saya pasti terbuka, lebih ramah, tetapi juga dengan ketegasan," ucap Pramono di Balaikota DKI Jakarta pada Senin, 3 Maret 2025.
Pramono menambahkan, pendatang baru ke Jakarta akan selalu ada dari waktu ke waktu.
BACA JUGA:Jumlah Pendatang Baru ke Jakarta Diperkirakan Turun hingga 15 Ribu Orang
BACA JUGA:Pekan Pertama Ramadhan, 38 RT di Jakarta Kebanjiran Hingga 3 Meter Usai Diguyur Hujan Deras
Pasalnya, kota Jakarta masih menjadi tujuan utama bagi orang yang ingin mengadu nasib. Sehingga kata dia Jakarta tidak boleh menutup diri.
Justru kata Pramono, Jakarta harus bebenah agar para pendatang bisa sadar akan kerasnya persaingan di Jakarta.
"Untuk itu sebenarnya Jakarta tidak akan menutup diri, tapi Jakarta akan berbenah untuk supaya orang yg datang ke Jakarta memang betul-betul mereka sadar atas pilihan itu yang tidak mudah juga untuk bekerja di Jakarta," tegas Pram.
Pramono mengaku belum ada kebijakan terkait operasi yustisi bagi para pendatang seperti Gubernur sebelumnya.
"Kami belum merumuskan itu karena besok baru akan kami rapatkan untuk itu," pungkasnya.(cahyono)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: