Ketukan Tengah Malam di Kontrakan Bandung, Siapa yang 'Kelaparan' dan Ingin Keluar?
Ilustrasi rumah kontrakan-Freepik/ vecstock-
Ketukan dari Dalam Ruangan
Pukul 01.23 dini hari, Sarah terbangun karena ketukan halus.
Tok. Tok. Tok.
Awalnya ia pikir itu suara tetangga. Namun ketukan itu berasal dari atas, lantai dua, tepat dari arah ruangan yang selalu terkunci itu. Bukan hanya ketukan, namun diikuti suara gesekan, seperti furnitur diseret perlahan.
Rasa dingin menjalar dari ujung kaki hingga tengkuk. Sarah memberanikan diri naik tangga, hanya untuk memastikan semuanya baik-baik saja.
Tangga itu terasa lebih panjang dari biasanya. Setiap anak tangga seperti menjerit di bawah pijakannya. Di ujung lorong, pintu ruangan itu bergetar pelan. Seakan ada seseorang di baliknya yang ingin keluar.
“HALOOO?”
Kesunyian menjawab. Tapi ketukan itu berhenti untuk sesaat, sebelum berubah menjadi garukan keras dan marah. Seolah sesuatu di dalam sana, kelaparan.
BACA JUGA:Misteri Hotel Paling Angker di Amerika Serikat, Kemewahan yang Menyimpan Kematian
Sarah berlari masuk kamarnya, menutup pintu dan menyandarkan tubuhnya. Dadanya naik turun cepat. Ia menatap cermin di depan tempat tidur.
Ia melihat dirinya yang gemetar dan bayangan lain tepat di belakangnya.
Sesosok rambut panjang kusut menjuntai hingga lantai. Wajahnya gelap, hanya terlihat mulut robek seakan terus tersenyum paksa.
Sarah menoleh cepat, tak ada siapa pun di belakangnya. Tapi di cermin, sosok itu masih menatap. Tiba-tiba lampu mati.
Dalam gelap, suara napas seseorang terdengar tepat di belakang telinganya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: