Lebih Cuan Ngontrak Rumah daripada KPR? Ini Alasannya Menurut Ahli Keuangan!

Lebih Cuan Ngontrak Rumah daripada KPR? Ini Alasannya Menurut Ahli Keuangan!

Ilustrasi ngontrak rumah atau KPR, lebih cuan mana?--

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Bagi sebagian orang, memiliki rumah adalah impian besar yang melambangkan kesuksesan. Namun, di sisi lain, ada pandangan yang menilai bahwa menyewa atau ngontrak rumah justru bisa lebih cuan alias menguntungkan secara finansial. 

Melansir CNBC Make It, miliuner sekaligus bintang Netflix How to Get Rich, Ramit Sethi, menegaskan bahwa ngontrak rumah sama sekali bukan pemborosan. Ia menyebut bahwa dengan menyewa, kamu justru bisa mengelola uang dengan lebih cerdas.

Menurut Sethi, menyewa rumah bukan berarti buang uang, melainkan membayar untuk kenyamanan, fleksibilitas, dan bebas dari tanggung jawab pemeliharaan properti. 

"Anda mengeluarkan uang untuk tempat tinggal. Anda membayar pemilik properti untuk merawat tempat tinggal tersebut, mendapat kenyamanan, serta memperoleh fleksibilitas untuk dapat meninggalkan properti tersebut di akhir masa sewa," kata Sethi.

Lalu, apa saja alasan yang membuat ngontrak bisa lebih untung dibandingkan KPR? Mari kita bahas satu per satu!

BACA JUGA:

1. Bebas dari Biaya Tambahan yang Tersembunyi

Ketika mengambil KPR, kamu tak hanya membayar cicilan tiap bulan. Ada juga pajak properti, asuransi, biaya perawatan, dan bunga pinjaman yang tinggi di awal masa kredit. Semua itu adalah biaya tambahan yang sering luput dari perhitungan awal.

Sebaliknya, saat ngontrak, kamu hanya perlu membayar sewa dan bisa mengalokasikan sisa uang untuk tabungan atau investasi lain yang lebih menguntungkan.

2. Fleksibilitas Tinggi untuk Pindah dan Beradaptasi

Ngontrak memberi kamu kebebasan penuh untuk berpindah tempat kapan pun dibutuhkan. Misalnya, ketika kamu mendapat tawaran kerja di kota lain atau ingin lingkungan yang lebih nyaman.

Sementara itu, jika kamu sudah membeli rumah dengan KPR, menjual kembali properti tersebut tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kamu harus memperhitungkan harga pasar, biaya notaris, hingga pajak penjualan.

3. Uang Muka Bisa Dialihkan ke Investasi yang Lebih Produktif

Ramit Sethi mengaku justru menjadi kaya saat masih menyewa rumah. Mengapa? Karena uang yang seharusnya digunakan untuk uang muka rumah ia alihkan ke investasi lain seperti saham dan dana indeks yang memiliki potensi keuntungan lebih besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait