Kisah Mistis Rumah Tanah Wakaf: Perempuan Bungkuk, Pisau Menari, dan Kutukan Keluarga
Ilustrasi rumah angker-Unsplash/ Jan Jakub Nanista-
Malam pertama pindah, Linda mendengar suara air mengalir dari kamar mandi di lantai dua. Ia naik tangga pelan-pelan, mengira kakaknya sedang mandi. Namun begitu pintu terbuka, matanya langsung membelalak.
Di sana berdiri sosok perempuan bungkuk dengan rambut panjang basah menutupi wajahnya. Tubuhnya pucat seperti mayat yang lama terendam air.
Tangannya gemetar ketika menyiram tubuh sendiri dengan gerakan lambat. Aroma anyir memenuhi udara.
Linda berteriak keras, tapi saat orang tuanya datang, kamar mandi itu kosong. Hanya ada genangan air dan suara tetesan yang menggema di dinding.
Pisau Menari di Udara
Gangguan tak berhenti di situ. Beberapa bulan kemudian, giliran Ibu Dea yang diganggu. Tengah malam, ia mendengar suara gaduh dari dapur.
Dentingan logam, suara pisau yang menghantam papan talenan, bercampur dengan bisikan samar. Dengan tubuh bergetar, ia menyalakan lampu. Seketika wajahnya pucat pasi.
BACA JUGA: Cerita Horor Gunung Salak: Pendaki Hilang Tiga Bulan, Bertemu Prajurit Kuno, Lalu Muncul di Cirebon
BACA JUGA:Misteri Kampus UGM: Sosok Mahasiswa Abadi Hingga Hantu Mbak Yayuk yang Bikin Merinding
Pisau, garpu, dan sendok berterbangan di udara, berputar-putar seolah dikendalikan oleh tangan tak terlihat. Sesekali benda itu meluncur cepat, menancap di dinding.
Jeritannya memecah keheningan, membangunkan semua penghuni rumah. Namun saat mereka berkumpul, benda-benda itu jatuh berserakan, meninggalkan goresan dalam di meja kayu dan aroma besi yang menusuk hidung.
Dari tetangga sekitar, barulah keluarga Wawan mengetahui asal-usul rumah itu. Tanah tersebut seharusnya menjadi tanah wakaf untuk pemakaman.
Namun keserakahan membuat batas dunia manusia dan arwah yang bersemayam di sana menjadi rusak.
BACA JUGA:Kisah Nyata! Cerita Horor Pengalaman Diteror Genderuwo di Tengah Silahturahmi Kakek-Nenek
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: