Film Animasi ‘Merah Putih One For All’ Batal Tayang? Ini Sederet Faktanya
Film animasi Merah Putih One For All senilai Rp6,7 miliar dapat kritik tajam --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Menjelang HUT ke-80 RI, film animasi Merah Putih One For All ramai diperbincangkan publik.
Sayangnya, bukan karena prestasi, melainkan kritik tajam atas kualitas animasi, materi promosi, dan soundtrack yang dinilai rendah, bahkan disebut memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Isu terbaru yang beredar di media sosial menyebut film garapan ini batal tayang di jaringan bioskop pada Kamis (14/8/2025). Kabar tersebut muncul di akun X (Twitter) @movie**** yang mengklaim film itu dihapus dari seluruh jadwal penayangan bioskop, disertai tangkapan layar situs resmi jaringan bioskop.
BACA JUGA:Agustus Spesial, Siap Dimeriahkan oleh Demon Slayer dan Merah Putih: One For All
Fakta-fakta di Bioskop
Meski isu batal tayang sempat viral, kenyataannya Merah Putih One For All tetap menghiasi layar lebar, meski dengan jumlah layar dan jadwal penayangan yang sangat terbatas. Film ini disebut hanya mendapat jatah 16 layar di jaringan Cinema XXI dan Sam’s Studio.
Di Jakarta, film tersebut hanya tayang di beberapa lokasi seperti Cinema XXI Kelapa Gading, Kemang Village, dan Puri.
Sementara di Surabaya, hanya satu bioskop yang memutarnya, yakni Ciputra World XXI.
Kritik publik terhadap film ini sebelumnya juga dipicu kabar bahwa produksi animasi senilai Rp6,7 miliar tersebut digarap hanya dalam waktu satu bulan, dengan aset visual yang disebut dibeli secara daring.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: