Sederet Fakta Bantah Isu Jokowi Alami Sindrom Stevens-Johnson

Sederet Fakta Bantah Isu Jokowi Alami Sindrom Stevens-Johnson

Jokowi dirumorkan alami Stevens Johnson adalah HOAKS--

Apa Itu Sindrom Stevens-Johnson?

Sindrom Stevens-Johnson (SJS) adalah reaksi alergi parah terhadap obat atau infeksi yang menyebabkan kulit melepuh, mengelupas, dan luka parah pada mulut, mata, serta organ genital.

Gejala biasanya diawali dengan demam tinggi dan nyeri seperti flu, lalu berkembang menjadi ruam merah, lepuhan, dan pengelupasan kulit.

Tingkat kematian SJS bisa mencapai 10%–30%, tergantung tingkat keparahan dan kecepatan penanganan.

BACA JUGA:Mengenal Sindrom Kardiometabolik dan Efeknya Bagi Kesehatan

 

Jokowi Tidak Menunjukkan Gejala Khas SJS

Menurut para ahli, penampilan kulit Jokowi tidak mencerminkan gejala khas SJS.

Tidak ditemukan luka lepuh, pengelupasan luas, atau keterlibatan mukosa seperti yang biasa terjadi pada pasien SJS.

Selain itu, Presiden tetap aktif menjalankan agenda kenegaraan tanpa hambatan.

Prof. dr. Iris Rengganis, SpPD-KAI, Ketua Umum Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia, menjelaskan bahwa alergi kulit biasa jauh berbeda dari SJS, baik dari segi gejala, keparahan, maupun dampak sistemik.

 

Mengapa Publik Mudah Terseret Spekulasi?

Isu kesehatan tokoh publik kerap menjadi konsumsi sensasional, terutama di era media sosial.

Kurangnya pemahaman medis dan kecenderungan menyimpulkan sesuatu dari gambar atau video tanpa konteks sering kali menjadi pemicu munculnya kabar menyesatkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait