Mengenal sebutan Amoy Singkawang, Perkuat Identitas Nasional

Mengenal sebutan Amoy Singkawang, Perkuat Identitas Nasional

Mereka menyebutku "Amoy"--

Radarpena.disway.id, Jakarta - Singkawang, kota kecil di Kalimantan Barat, tak hanya terkenal karena keragamannya, tetapi juga karena julukan khas yang melekat pada sebagian besar warganya, khususnya kaum perempuan muda keturunan Tionghoa: “Amoy.”

Istilah ini begitu akrab di telinga masyarakat, bahkan menjadi bagian dari citra budaya kota tersebut.

Namun, dari manakah sebetulnya asal-usul kata "Amoy"? Dan mengapa identik dengan gadis Singkawang?

 

Asal-usul Kata “Amoy”

Secara etimologis, “Amoy” berasal dari bahasa Hokkien, salah satu dialek Tionghoa yang banyak digunakan oleh komunitas Tionghoa di Asia Tenggara. Dalam bahasa Hokkien:

"A" adalah sapaan atau awalan yang menunjukkan keakraban.

"Moy" atau "Mui" berarti "adik perempuan" atau "gadis muda."

Dengan demikian, “Amoy” secara harfiah dapat diartikan sebagai “adik perempuan” atau “gadis muda.”

Di kalangan etnis Tionghoa, istilah ini digunakan secara akrab dan sopan untuk menyapa perempuan muda, seperti kita menyapa “Mbak” atau “Nona” dalam budaya Indonesia.

BACA JUGA:Panji Tengkorak: Pendekar Bertopeng dalam Kabut Dendam dan Keadilan

BACA JUGA:Viral Fenomena Video Basah-basahan Murid SMA di TikTok: Kreativitas, Etika, dan Pengawasan Digital

Mengapa Identik dengan Singkawang?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait