Viral! Petugas Klinik Asyik Main Game Saat Tangani Pasien Lansia Sesak Napas

Viral! Petugas Klinik Asyik Main Game Saat Tangani Pasien Lansia Sesak Napas

Viral Petugas Klinik Asyik Main Game Saat Pasien Lansia Sesak Napas--feed jakarta

radarpena.co.id - Jagat maya kembali heboh dengan unggahan video yang menunjukkan buruknya layanan kesehatan di sebuah klinik. Seorang wanita membagikan pengalaman pahitnya saat membawa sang nenek yang tengah berjuang melawan sesak napas hebat ke fasilitas kesehatan tersebut.

Bukannya mendapatkan tindakan medis yang cepat, keluarga pasien justru menghadapi sikap acuh tak acuh dari oknum petugas. Melalui video yang diunggah akun feed_jakarta pada Rabu 1 April 2026, terlihat seorang nenek berbaju merah duduk lemas di depan meja administrasi. Kondisi lansia tersebut tampak sangat memprihatinkan karena mengalami kesulitan bernapas.

Kekecewaan keluarga memuncak ketika melihat salah satu petugas administrasi justru asyik bermain game di ponselnya. Alih-alih segera melakukan proses pendaftaran atau memanggil perawat, petugas tersebut seolah tidak peduli dengan kondisi darurat di depannya. Pihak keluarga menyebut bahwa petugas tetap memaksa mereka mengikuti prosedur administrasi yang kaku di saat nyawa pasien terancam.

Tak hanya soal ponsel, respons petugas medis lainnya pun dinilai sangat lambat. Situasi berubah menjadi kepanikan massal ketika petugas mengklaim bahwa persediaan alat uap (nebulizer) di klinik tersebut telah habis. Namun, setelah keluarga mendesak, petugas akhirnya menemukan satu unit alat yang terselip di dalam ruangan.

BACA JUGA:Viral! Niat Rekam Momen Haru Suami di Halte, Wanita Ini Malah Diacungi Jari Tengah

BACA JUGA:Bus Sultan !! Juragan 99 Hadirkan Double Decker Mercedes Benz Sleeper 19 Seat

Setelah mendapatkan penguapan singkat, pihak klinik memperbolehkan pasien pulang hanya dengan berbekal obat jalan. Sayangnya, penanganan tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. Tak lama setelah sampai di rumah, sesak napas sang nenek kembali kambuh dengan intensitas yang lebih parah. Keluarga akhirnya memutuskan untuk melarikan pasien ke fasilitas kesehatan lain yang lebih kompeten.

Insiden ini memicu gelombang kritik pedas dari warganet. Banyak netizen menyayangkan rendahnya empati tenaga kesehatan dalam menghadapi situasi kritis (emergency). Hingga kini, video tersebut terus dibagikan sebagai peringatan bagi penyedia layanan kesehatan agar selalu memprioritaskan keselamatan pasien daripada aktivitas pribadi di jam kerja.

"Emang nggak ada waktu lain apa untuk main game?," tulis netizen

"Emang nggak ada waktu lain apa untuk main game?," ujar netizen.

"Kenapa ga di hantem aja mba palanya pake bangku," komentar netizen.(*).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait