Lapangan Hijau Terimbas Perang: AFC Hentikan Sementara Liga Champions Asia Usai Gempuran di Iran
Perang hentikan sepak bola! AFC resmi tunda laga Liga Champions Asia wilayah Barat termasuk jadwal Al-Nassr Cristiano Ronaldo menyusul serangan di Iran.-IST-
Radarpena.co.id – Efek domino serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke jantung pertahanan Iran kini merambah ke dunia olahraga. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terpaksa mengambil langkah darurat dengan menunda seluruh agenda pertandingan antarklub kasta tertinggi di wilayah Barat yang seharusnya digelar pekan ini.
Melalui rilis resminya pada Minggu, 1 Maret 2026, AFC menyatakan bahwa keamanan pemain dan suporter menjadi prioritas utama di tengah situasi Timur Tengah yang sedang membara. Keputusan ini praktis melumpuhkan jadwal babak 16 besar AFC Champions League Elite yang semula direncanakan bergulir pada Senin dan Selasa besok.
Ronaldo dan Al-Nassr Terpaksa Menepi
Ketegangan ini juga berdampak langsung pada klub raksasa Arab Saudi, Al-Nassr, yang diperkuat oleh megabintang Cristiano Ronaldo. Laga mereka di ajang AFC Champions League 2 turut masuk dalam daftar penundaan bersama dengan perempat final AFC Challenge League. Hingga saat ini, otoritas sepak bola Asia tersebut belum merilis jadwal baru mengingat kondisi keamanan yang masih sangat fluktuatif.
Meski kompetisi di wilayah Barat terhenti total, AFC memastikan bahwa pertandingan di wilayah Timur tetap berjalan sesuai rencana. Hal ini menunjukkan betapa spesifiknya dampak serangan di Teheran terhadap stabilitas olahraga di kawasan teluk.
Nasib Timnas Wanita Iran di Australia
Di sisi lain, publik juga menyoroti partisipasi Timnas Wanita Iran yang saat ini berada di Australia untuk mengikuti Piala Asia Wanita. Meskipun tanah air mereka sedang dalam kondisi berduka dan mencekam, tim tersebut tetap dijadwalkan bertanding bersama 11 negara lainnya.
"Kami akan terus memantau situasi yang berkembang sangat cepat ini demi memastikan keselamatan seluruh elemen pertandingan," tegas pihak AFC dalam pernyataan resminya. Bagi para penggemar sepak bola, penundaan ini menjadi pengingat nyata bahwa di bawah bayang-bayang dentuman bom, peluit pertandingan pun harus terdiam sejenak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: