Mengenal 7 Masjid Tua Ikonik di Jakarta: Jejak Sejarah Islam yang Tak Lekang Zaman
Masjid tua ikonik di Jakarta--kompas.com
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - JAKARTA, ibu kota negara yang penuh hiruk-pikuk modernisasi, menyimpan banyak cerita sejarah Islam yang tertanam dalam bangunan-bangunan masjid tua.
Keberadaan masjid-masjid ini tidak hanya mencerminkan kekuatan spiritual umat Islam, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan bangsa dari zaman penjajahan hingga kemerdekaan.
Dari utara hingga selatan Jakarta, masjid-masjid ini berdiri megah, sebagian besar telah berusia ratusan tahun dan masih difungsikan hingga kini.
Sebagian masjid bahkan menjadi destinasi ziarah dan edukasi sejarah. Arsitektur khas, kisah pendirinya, serta pengaruhnya dalam syiar Islam membuat masjid-masjid tua ini layak dikunjungi.
Berikut adalah tujuh masjid tua yang ikonik dan sarat sejarah Islam di Jakarta.
BACA JUGA:
- 7 Masjid Terbesar di Dunia: Ketahui Sejarah, Kapasitas, hingga Keindahan Arsitekturnya
- 10 Tempat Wisata Religi di Banten yang Banyak di Kunjungi Peziarah, Ada Masjid Pintu Seribu
1. Masjid Luar Batang, Penjaringan
Masjid Jami Keramat Luar Batang dibangun oleh Al-Habib Husein bin Abubakar Alaydrus pada abad ke-18. Terletak di kawasan Penjaringan, masjid ini juga menjadi makam keramat yang ramai dikunjungi peziarah. Habib Husein datang dari Hadhramaut, Yaman, dan aktif menyebarkan Islam di Batavia. Ia dikenal sebagai ulama karismatik yang ditakuti penjajah Belanda.
2. Masjid Cut Meutia, Menteng
Berlokasi di pusat kota, masjid ini awalnya adalah kantor biro arsitek pada masa kolonial. Gaya bangunannya tetap dipertahankan meski telah beralih fungsi menjadi masjid sejak masa Gubernur Ali Sadikin. Masjid Cut Meutia memiliki arsitektur kolonial yang unik dan sering menjadi pusat kegiatan Islam modern, termasuk festival Ramadhan.
3. Masjid Al-Makmur, Cikini
Dibangun tahun 1860 di atas lahan milik pelukis terkenal Raden Saleh, masjid ini sempat mendapat tekanan untuk dipindahkan oleh pemerintah kolonial. Namun, berkat perjuangan tokoh seperti H.O.S Cokroaminoto dan Haji Agus Salim, masjid ini tetap berdiri kokoh dan diresmikan sebagai cagar budaya.
4. Masjid Al Anshor, Tambora
Masjid tertua di Jakarta ini telah berdiri sejak 1648. Dibangun oleh komunitas pedagang asal Gujarat dan Bengal, masjid ini menjadi saksi peradaban awal Islam di Batavia. Meski bentuk bangunan telah banyak berubah karena renovasi, keasliannya masih bisa dirasakan di lingkungan Pekojan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: