Perayaan 20 Tahun Film Ikonik Janji Joni, Nostalgia yang Dibungkus Seni di JICAF 2025
Kolaborasi Janji Joni x DAGADU di JIFAC 2025-Dok. JICAF 2025-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - JAKARTA Illustrations & Creative Arts Fair 2025 (JICAF 2025) hadir sebagai panggung meriah yang mempertemukan film, seni, dan budaya populer.
Tahun ini, sorotan utama jatuh pada perayaan dua dekade Janji Joni, film ikonik yang sejak 2005 melekat dalam ingatan banyak orang sebagai potret kehidupan urban Jakarta.
Alih-alih sekadar bernostalgia, perayaan ini mencoba menghadirkan Janji Joni dengan cara baru melalui kolaborasi bersama DAGADU, brand kreatif yang juga punya jejak panjang dalam dunia budaya visual Indonesia.
Empat ilustrator dari DAGADU bersama Rizal Zulfadli, seniman resmi JICAF 2025, melahirkan karya-karya segar yang dituangkan dalam medium ilustrasi hingga merchandise eksklusif.
BACA JUGA:5 Motor Termahal di Dunia Tahun 2025: Karya Seni Beroda Dua dengan Harga Selangit
BACA JUGA:Ketahui Seni Cara Menghitung Hari Baik Menurut Primbon, Kunci Keberuntungan Masyarakat Jawa
Sebagai bagian dari rangkaian acara, JICAF menggelar “Tanda Mata dari Janji Joni”, sebuah special drop sekaligus signing session.
Di sini, pengunjung bisa mendapatkan poster istimewa hingga paket merchandise bundling berupa enamel pin, button pin, sketchbook, hingga liontin, simbol pertemuan antara karya film dan dunia seni kontemporer.
Menurut Mia Argianti, CEO DAGADU, kolaborasi ini bukan hanya soal produk, melainkan upaya merawat memori kolektif.
Baginya, Janji Joni adalah karya yang masih hidup di ingatan banyak orang, dan melalui medium desain serta ilustrasi, semangat itu bisa menjangkau generasi baru.
“Kami ingin nostalgia ini tetap relevan, sekaligus memberi ruang bagi interpretasi segar sesuai zaman sekarang,” ujarnya.
BACA JUGA:5 Daftar Film Terbaik Tentang Segitiga Bermuda, Penuh Misteri dan Ketegangan!
BACA JUGA:5 Film Anime Terlaris Sepanjang Masa, Demon Slayer: Infinity Castle Siap Bikin Rekor Baru!
Sejalan dengan itu, Nia Dinata selaku produser Janji Joni menekankan bahwa perjalanan film ini sudah hampir dua dekade, namun kehangatannya masih dirasakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: