6 Syarat Sah Puasa yang Harus Dipenuhi agar Ibadah Diterima
Syarat sah puasa yang harus dipenuhi-Pexels/ Timur Weber-
Puasa merupakan ibadah yang diperintahkan dalam Islam dan termasuk dalam rukun Islam yang keempat. Oleh karena itu, syarat sah puasa adalah beragama Islam.
Orang yang belum memeluk Islam tidak diwajibkan berpuasa, dan jika seseorang keluar dari Islam (murtad) saat sedang berpuasa, maka puasanya batal.
Hanya seorang Muslim yang bisa menjalankan puasa dengan sah dan mendapatkan pahala dari Allah SWT.
3. Baligh (Dewasa dalam Islam)
Baligh adalah tanda bahwa seseorang telah mencapai usia dewasa dalam Islam dan mulai diwajibkan menjalankan ibadah, termasuk puasa.
Tanda baligh bagi laki-laki adalah ketika mengalami mimpi basah, sedangkan bagi perempuan adalah ketika sudah mengalami haid.
Anak-anak yang belum baligh tidak diwajibkan berpuasa, tetapi dianjurkan untuk berlatih agar terbiasa ketika sudah dewasa.
4. Berakal Sehat
Orang yang berpuasa harus dalam kondisi berakal sehat dan tidak mengalami gangguan mental.
Orang yang tidak memiliki kesadaran, seperti orang gila atau tidak sadarkan diri sepanjang hari, tidak sah puasanya karena mereka tidak bisa berniat atau menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran.
BACA JUGA:
- Doa Setelah Shalat Tarawih dan Witir Lengkap Latin dan Artinya, Amalkan di Bulan Ramadhan!
- Jualan Takjil di Bulan Ramadhan: Bolehkah Menjualnya kepada Non-Islam?
Berakal sehat juga berarti memahami tujuan puasa dan menjalankannya dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.
Oleh karena itu, seseorang yang sedang mabuk atau kehilangan akal karena sesuatu yang disengaja juga tidak sah puasanya.
5. Mampu Menjalankan Puasa
Puasa hanya diwajibkan bagi mereka yang mampu menjalankannya. Orang yang sakit, lansia yang lemah, atau sedang dalam perjalanan jauh (musafir) diperbolehkan tidak berpuasa, tetapi wajib menggantinya di lain waktu atau membayar fidyah jika tidak mampu berpuasa lagi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: