Apakah Menangis Dapat Membatalkan Puasa? Ini Hukum Islam yang Perlu Anda Ketahui

Apakah Menangis Dapat Membatalkan Puasa? Ini Hukum Islam yang Perlu Anda Ketahui

Ilustrasi menangis saat berpuasa --shutterstock

Misalnya, menangis saat mendengarkan ayat-ayat Al-Quran atau merasa terharu dengan kesulitan orang lain dapat memberikan nilai spiritual yang tinggi.

Namun, berbeda halnya jika seseorang menangis karena amarah atau dendam. Emosi negatif seperti ini bisa mengurangi kualitas puasa dan pahala yang diperoleh. 

BACA JUGA:

Oleh karena itu, meskipun menangis tidak membatalkan puasa, penting untuk menjaga agar emosi tetap terkendali, agar ibadah tetap diterima dengan baik.

Hal-Hal yang Membatalkan Puasa 

Sementara itu, meskipun menangis tidak membatalkan puasa, ada beberapa tindakan lain yang memang benar-benar dapat membatalkan puasa seseorang. 

Dalam bukunya Cerdas Intelektual dan Spiritual dengan Mukjizat Puasa, Ustadz Yazd al-Busthomi menyebutkan beberapa hal yang membatalkan puasa, antara lain:

1. Berniat Membatalkan Puasa

Jika seseorang berniat untuk membatalkan puasanya sejak awal, maka puasanya langsung batal. Niat merupakan elemen penting dalam setiap ibadah, termasuk puasa.

2. Mengeluarkan Air Mani Secara Sengaja

Setiap tindakan yang menyebabkan keluarnya air mani dengan sengaja, baik melalui hubungan seksual atau rangsangan lainnya, membatalkan puasa. Ini termasuk juga berfantasi atau berimajinasi tentang hal-hal seksual.

3. Menyangka Matahari Telah Terbenam

Jika seseorang salah mengira bahwa matahari sudah terbenam dan berbuka sebelum waktunya, kemudian melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, maka puasanya batal. Ulama umumnya mewajibkan qadha untuk mengganti puasa tersebut.

4. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Mulut

Jika seseorang sengaja memasukkan makanan atau minuman ke dalam mulut, maka puasanya batal. Ini termasuk mengemut garam meskipun garam tidak memberikan energi pada tubuh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait