Catat! Ini Jam 'Kritis' Kecelakaan Saat Mudik Menurut Data Kapolri
Kondisi Mitsubishi Pajero pada kecelakaan maut di Tol Batang Semarang-Polres Batang-Antara
radarpena.co.id - Polri merilis data krusial terkait peta kerawanan lalu lintas menjelang mudik Lebaran 2026.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra pada rentang waktu tertentu yang tercatat memiliki angka kecelakaan tertinggi.
Berdasarkan hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) Korlantas Polri, kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pada periode tersebut, tercatat sedikitnya 532 kejadian kecelakaan yang didominasi oleh faktor kelalaian manusia.
BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026 Dimulai 13 Maret, Polri Siapkan Ganjil Genap hingga One Way
Puncak Aktivitas dan Kelelahan Pengemudi
Dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin (2/3/2026), Jenderal Listyo Sigit menjelaskan bahwa lonjakan angka kecelakaan di pagi menjelang siang hari dipicu oleh beberapa faktor sosiologis dan fisik.
"Rentang waktu tersebut bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan raya. Arus kendaraan antar kota mulai memuncak, beririsan dengan mobilitas harian warga lokal," ujar Kapolri.
Selain kepadatan volume kendaraan, faktor internal pengemudi menjadi sorotan utama. Banyak pemudik yang memulai perjalanan sejak dini hari mulai mengalami penurunan konsentrasi atau kelelahan ringan tepat saat memasuki jam-jam kritis tersebut.
Gagal Jaga Jarak Jadi "Pembunuh" Utama
Data Polri mengungkap potret perilaku berkendara yang menjadi pemicu utama fatalitas di jalan raya. Sejauh ini, gagal menjaga jarak aman menjadi pelanggaran paling dominan dengan total 1.156 kasus.
Beberapa faktor penyebab lainnya meliputi:
- Kelalaian memperhatikan kendaraan di depan.
- Pelanggaran batas kecepatan (overspeeding).
- Memaksakan berkendara dalam kondisi mengantuk.
Tren Positif: Angka Kematian Turun 53 Persen
Meski masih terdapat titik rawan, Kapolri mengapresiasi penurunan angka kecelakaan secara keseluruhan dibandingkan periode sebelumnya. Strategi rekayasa lalu lintas dan penyiagaan personel dinilai mulai membuahkan hasil signifikan.
Statistik Penurunan Kecelakaan:
- Total Kecelakaan: Turun 31,43%
- Korban Meninggal Dunia: Turun tajam 53,24%
- Korban Luka Berat: Berkurang 7,19%
- Korban Luka Ringan: Berkurang 27,85%
BACA JUGA:Dobrak Pasar HP Murah, Xiaomi Resmi Rilis Redmi A7 Pro dengan Baterai Raksasa
Kesiapan Operasi Ketupat 2026
Polri resmi menjadwalkan Operasi Ketupat 2026 pada 13 hingga 25 Maret 2026. Mengusung tagline "Mudik Aman dan Keluarga Bahagia", ratusan ribu personel gabungan akan diterjunkan untuk memperkuat patroli intensif, terutama di jam-jam rawan yang telah dipetakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: