Inilah Sosok Timothy Anugrah, Mahasiswa Universitas Udayana yang Dibully hingga Akhiri Hidup Lompat Lantai 2
Timothy Anugerah-Tangkapan Layar-
“Saya sudah sampaikan kepada kaprodi. Saya akan menulis surat agar diberikan sanksi pengurangan nilai soft skill, dan itu terbatas hanya satu semester,” ujar Anom melalui siaran langsung di Instagram @dpmfisipunud (16/10/2025).
BACA JUGA:Ramalan Zodiak 18 Oktober 2025: Leo Penuh Karisma, Capricorn Siap Raih Kesuksesan
Respons ini dianggap terlalu ringan dan tidak mencerminkan keseriusan kampus dalam menangani isu perundungan.
Tagar #KeadilanUntukTAS pun menggema di berbagai platform digital, mendesak universitas untuk meninjau ulang sanksi tersebut.
Aspek Kesehatan Mental dan Tekanan Sosial
Dalam penyelidikan awal, pihak kampus menyebut bahwa Timothy diduga mengalami gangguan mental sebelum peristiwa tersebut.
Namun, banyak pihak menilai tekanan sosial akibat bullying turut memperburuk kondisi psikologisnya.
Mahasiswa lain di lingkungan Unud berharap agar tragedi ini menjadi refleksi bersama.
Mereka menuntut adanya kebijakan tegas terhadap segala bentuk kekerasan nonfisik dan membangun budaya empati di lingkungan kampus.
Seruan Nasional: Akhiri Bullying di Dunia Pendidikan
Tragedi ini menambah daftar panjang kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa akibat tekanan sosial dan minimnya dukungan psikologis. Dunia pendidikan tinggi Indonesia dituntut lebih
tanggap, bukan hanya secara akademis, tapi juga dalam membangun ekosistem kampus yang sehat dan inklusif.
Perundungan, sekecil apa pun bentuknya, dapat menjadi pemicu tragedi yang tak bisa diulang kembali.
Kampus harus mengambil peran nyata dalam mencegah, mengedukasi, dan menindak tegas setiap bentuk kekerasan mental yang terjadi di dalamnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: