Daftar 8 Korban Tewas Ponpes Al Khoziny yang Telah Teridentifikasi DVI Polda Jatim
Tim Basarnas tengah mengevakuasi korban ambruknya mushala Ponpes Al Khoziny --basarnas
SURABAYA, RADARPENA.CO.ID - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus bekerja tanpa henti untuk mengidentifikasi para korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo.
Hingga Minggu (5/10/2025) siang, sebanyak delapan jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara enam lainnya masih dalam proses pemeriksaan
Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol M. Khusnan, mengungkapkan bahwa proses identifikasi dilakukan di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya.
“Sejak pagi masih ada enam jenazah yang dalam proses pengambilan data post mortem. Dari total 32 kantong jenazah, dikurangi enam yang masih dikerjakan, sisanya sudah selesai diambil datanya,” ujar Khusnan, Minggu siang.
BACA JUGA:Basarnas Evakuasi 13 Korban Baru di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Total Korban Tewas Capai 37 Orang
37 Kantong Jenazah Diterima, Tim Bekerja 24 Jam
Khusnan menjelaskan, total ada 37 kantong jenazah yang diterima oleh tim DVI, termasuk lima korban yang sebelumnya dinyatakan meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, delapan sudah teridentifikasi secara resmi.
Ia menegaskan bahwa tim DVI bekerja 24 jam penuh, dengan sistem bergantian antara dokter forensik dan tim teknis untuk mempercepat proses identifikasi.
“Tim kami bekerja siang dan malam agar bisa cepat memberikan kepastian bagi keluarga korban,” tambahnya.
Sampel DNA Dikirim ke Jakarta
Selain melakukan pemeriksaan fisik (post mortem), tim DVI juga telah mengambil sampel DNA dari seluruh jenazah dan potongan tubuh (body part).
Sampel tersebut dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Pusdokkes) Polri di Jakarta melalui penerbangan siang ini.
“Semua sampel DNA sudah dikirim ke Jakarta. Jika nanti ditemukan bagian tubuh tambahan yang cocok secara DNA, akan disatukan karena berasal dari satu korban,” jelas Khusnan.
Daftar 8 Korban Tewas yang Teridentifikasi
- Maulana Ibrahimific (15), warga Bangkalan berdomisili di Surabaya
- Mashudul Haq (14), asal Surabaya
- Muhammad Sholeh (22), asal Bangka Belitung
- Rafi Catur Okta Mulya (17), warga Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya
- Mochammad Agus Ubaidillah (14), warga Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya
- Firman Nur (16), warga Tembok Lor Surabaya
- Muhammad Azka Ibadurrahman (13), warga Kenjeran, Surabaya
- Daul Milal (15), warga Sidokapasan Surabaya
BACA JUGA:Update Terbaru Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 103 Selamat, 14 Meninggal Dunia
Proses identifikasi ini diharapkan segera selesai agar para keluarga korban dapat memperoleh kepastian dan membawa pulang jenazah untuk dimakamkan dengan layak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: