Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi 31 Kali, Tiga Bandara di NTT Ditutup Sementara
Gunung Lewatobi Laki-laki 31 Kali Erupsi, Tiga Bandara di NTT Lumpuh-Dok BNPB-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam rentang waktu 19 hingga 21 September 2025, gunung tersebut tercatat mengalami 31 kali erupsi, memaksa otoritas terkait untuk mengambil langkah mitigasi serius, termasuk penutupan sementara tiga bandara utama di NTT.
Aktivitas Erupsi Meningkat, Potensi Letusan Eksplosif Masih Tinggi
Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), selama lima hingga tujuh hari terakhir, data dari grafik tiltmeter menunjukkan tren inflasi yang semakin kuat.
Hal ini menandakan terjadinya penggembungan pada tubuh gunung akibat suplai magma baru ke dalam sistem vulkanik.
"Pola ini mengindikasikan migrasi magma ke kedalaman lebih dangkal, sehingga potensi erupsi eksplosif masih ada," ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
Tiga Bandara di NTT Ditutup Sementara
Dampak dari aktivitas vulkanik ini langsung dirasakan oleh sektor transportasi udara.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca Bandar Lampung 22 September 2025: Waspadai Hujan dan Berawan Tebal
BACA JUGA:Ramalan Zodiak 22 September 2025: Gemini hingga Sagitarius, Energi Baru dan Kejutan Menarik
Otoritas penerbangan memutuskan untuk menutup sementara tiga bandara utama di wilayah terdampak, yaitu:
Bandara Gewayantana di Larantuka, Flores Timur
Bandara Frans Seda di Maumere, Kabupaten Sikka
Bandara Haji Hasan Aroeboesman di Ende
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: