Geger Beras Oplosan! Ternyata Begini Cara Bedakan yang Asli dan Palsu

Geger Beras Oplosan! Ternyata Begini Cara Bedakan yang Asli dan Palsu

Beras di Pasaran-Bianca Chairunisa -Disway grup

“Yang tidak boleh itu beras Bulog Rp11 ribu dioplos dengan beras Rp15 ribu, lalu dijual Rp 14 ribu–Rp 15 ribu. Itu pelanggaran. Beras Bulog harus dijual sesuai kemasan aslinya,” tegas Arief.

Menurut Arief, masalah utama dalam kasus terakhir lebih terkait pelabelan dan takaran yang menipu konsumen. Banyak kemasan beras yang mengklaim beras premium, tetapi kualitasnya tidak sesuai, bahkan beratnya kurang dari 5 kilogram seperti tercantum.

Pengawasan kini diperketat oleh Bapanas bersama Kemendag, Satgas Pangan Polri, dan pemerintah daerah untuk memastikan praktik curang tidak lagi merugikan masyarakat.

Ritel Modern Pilih Waspada

Sebelumnya, sejumlah ritel di Jakarta sempat tidak menjual beras premium atau hanya menyediakan stok terbatas. 

Hal ini dipicu kekhawatiran produsen dan distributor beras yang menahan pasokan karena takut terjerat kasus hukum terkait mutu kemasan.

Dengan mulai masuknya beras SPHP ke jaringan ritel, pemerintah berharap masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau meski pasokan premium masih terbatas. (Bianca Khairunnisa)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: