Tragis! KA Bandara Hantam Minibus Brio Bawa 7 Pelajar di Padang, 2 Orang Tewas
Brio tertemper KA Bandara di Solok, Padang-tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Kecelakaan tragis terjadi di kawasan Jati, Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.
Sebuah minibus yang ditumpangi tujuh siswi kelas XI SMA Negeri 10 Padang dihantam oleh Kereta Api Minangkabau Ekspres di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.
Akibat kejadian tersebut, dua siswi dilaporkan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit.
Salah satu korban tewas adalah Nabila Khairunisa, putri sulung Kapolres Kota Solok, AKBP Mas’ud Ahmad. Korban lainnya yang juga dinyatakan meninggal dunia hingga kini belum dirilis identitasnya secara resmi oleh pihak berwenang.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata bernama Edi, mobil jenis Honda Mobilio putih datang dari arah Jati Parak Salai dan hendak menyeberangi rel menuju Jalan Raya Jati.
BACA JUGA:2 Pemain Persib Bandung Dipanggil Timnas U23 untuk Kualifikasi Piala Asia 2026
BACA JUGA:Bea Cukai Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 18 Kg Sabu dari Malaysia, 6 Tersangka Dibekuk
Saat melintas di perlintasan kereta api di Jati Koto Panjang, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, mobil tertabrak oleh KA Minangkabau Ekspres yang tengah melaju dari arah Simpang Aru menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Benturan keras membuat minibus tersebut terseret hingga sejauh 10 meter dari titik tabrakan. Bagian kiri mobil tampak ringsek parah, dengan kaca pecah berhamburan.
Warga sekitar segera berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Upaya Evakuasi dan Penanganan
Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, Damkar, kepolisian, dan warga setempat. “Evakuasi berjalan cepat karena respons warga dan tim cukup sigap,” ujarnya.
Dari tujuh korban, lima siswi dilarikan ke RS Yos Sudarso dan satu lainnya ke RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pihak rumah sakit hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi terkini para korban yang selamat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: