Berapa Luas Lahan untuk Buka Indomaret 2025 yang Ideal? Ini Penjelasannya
Ilustrasi Indomaret --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Hai kamu yang lagi punya rencana buka usaha minimarket! Indomaret, yang sampai sudah punya 23.100 gerai di seluruh Indonesia hingga Desember 2024, memang jadi salah satu pilihan bisnis waralaba yang populer. Brand ini punya sistem manajemen rapi, jaringan luas, dan sudah dipercaya konsumen.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari calon mitra adalah: "Berapa sih, luas lahan untuk membuka Indomaret?" Mengingat di kota besar atau pemukiman padat, lahan sering kali terbatas, informasi ini penting banget supaya kamu bisa mempersiapkan lokasi sesuai standar yang diminta.
Nah, biar nggak bingung, yuk, kita bahas tuntas mengenai luas lahan untuk membuka Indomaret 2025, lengkap dengan syarat, hingga perkiraan modal investasi yang dibutuhkan.
BACA JUGA:
- Biaya Buka Usaha Franchise Indomaret 2025: Peluang Bisnis Kekinian yang Menggiurkan
- Syarat Buka Indomaret Terbaru 2025: Panduan Lengkap untuk Calon Mitra
Luas Lahan Ideal untuk Membuka Indomaret 2025
Indomaret sendiri menetapkan standar luas lahan 120-200 meter persegi. Ukuran ini sudah mencakup:
- Area toko untuk penjualan produk,
- Ruang penyimpanan barang/gudang,
- Area parkir untuk kendaraan pelanggan.
Kalau kamu sudah punya lokasi, biasanya pihak Indomaret akan meminta beberapa dokumen pendukung seperti Sertifikat Bangunan, IMB/PBG, KTP, KK, serta perizinan usaha seperti SIUP, NPWP, dan denah lokasi.
Syarat Membuka Gerai Waralaba Indomaret
Sebelum buka toko, ada beberapa syarat utama yang wajib dipenuhi:
- WNI dan memiliki jiwa entrepreneur
- Menyediakan lahan ideal di area komersial (120–200 m²)
- Lengkap dokumen izin usaha (IMB/PBG, NPWP, PKP, NIB, STPW, dll.)
- Menyediakan dana investasi sesuai ketentuan
- Fokus dan mengikuti sistem waralaba Indomaret
Tahapan Kerja Sama dengan Indomaret
1. Presentasi Pertama
Calon mitra membawa dokumen pendukung. Pihak Indomaret akan menjelaskan mekanisme kerja sama, estimasi modal, sistem operasional, dan potensi keuntungan.
2. Presentasi Kedua
Dipaparkan hasil survei kelayakan dan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Biasanya langsung dilanjutkan dengan penandatanganan MoU yang memuat pembagian tugas dan persiapan toko.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: