Soal Isu Penggeledahan Rumah Jampidsus, Karopenmas Polri: Mari Kita Wujudkan Kolaborasi Penegakan Hukum
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko,-rafi adhi-radarpena.co.id Disway group
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak ada informasi khusus terkait isu dugaan penggeledahan rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Selasa (5/8/2025).
“Isu ini sudah diklarifikasi secara resmi oleh Kapuspenkum Kejaksaan Agung. Tidak ada hal yang perlu dipersoalkan,” ujar Trunoyudo.
“Polri juga menyampaikan hal yang sama, tidak ada informasi yang perlu ditindaklanjuti lebih jauh,” lanjutnya.
BACA JUGA:TNI Akhirnya Blak-Blakan Soal Penempatan Prajurit di Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah
Lebih lanjut, Trunoyudo menegaskan pentingnya menjaga sinergi antar aparat penegak hukum (APH) dalam menjalankan tugas demi keadilan dan kemajuan bangsa.
“Mari kita wujudkan kolaborasi antara Polri, Kejaksaan, dan seluruh APH dalam penegakan hukum yang adil, serta mendukung program nasional, termasuk cita-cita Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi. “Kami harap publik tetap tenang dan menyerahkan proses klarifikasi pada institusi resmi,” tambahnya.
Rumah pribadi Jampidsus Febrie Adriansyah yang terletak di Jalan Radio I, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, diketahui tengah dijaga ketat oleh sejumlah prajurit TNI.
BACA JUGA:Tarif Transportasi Umum Rp80, Gubernur Jakarta: Hanya Berlaku pada 17 Agustus 2025
Pantauan di lapangan pada Selasa (5/8) pukul 13.30 WIB menunjukkan keberadaan aparat TNI di sekitar lokasi. Meski aktivitas warga tampak berjalan normal, keberadaan petugas berseragam itu mencuri perhatian warga sekitar.
“Itu rumahnya (Febrie), yang banyak dijaga TNI,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Penjagaan ini mencuat ke publik setelah beredarnya kabar adanya upaya penggeledahan oleh aparat kepolisian pada Kamis, 31 Juli 2025 lalu.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membantah adanya laporan resmi terkait upaya penggeledahan tersebut.
“Sumbernya dari mana? Sumbernya harus jelas. Sampai hari ini tidak ada laporan seperti itu,” tegas Anang pada Senin (4/8/2025).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: