Viral! Bocah SD Naik Kendaraan Listrik di Jalan Raya, Warganet Geram: 'Orang Tuanya Kok Santai?'
Tangkapan layar siswi SD naik kendaraan listrik ke sekolah --
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID — Media sosial kembali diramaikan dengan sebuah video yang memantik gelombang keprihatinan publik.
Rekaman itu menampilkan seorang anak perempuan berseragam Sekolah Dasar (SD) dengan santai mengendarai sepeda motor listrik di tengah lalu lintas jalan raya yang padat.
Meski mengenakan helm, aksi berani bocah berrok merah dan berbekal tas punggung itu langsung menuai sorotan tajam.
Dalam video yang beredar luas di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan X (Twitter), terlihat sang anak melaju di antara kendaraan lain layaknya pengendara dewasa.
BACA JUGA:Riza Chalid Nikahi Keluarga Sultan di Malaysia, Ini Pernyataan Kejagung
Pemandangan itu sontak membuat banyak warganet bergidik ngeri. Pasalnya, keselamatan si anak dan pengguna jalan lainnya dipertaruhkan dalam situasi yang tidak semestinya dilakoni oleh anak seusia SD.
Tak butuh waktu lama, kolom komentar di berbagai unggahan video pun dibanjiri kritikan tajam, utamanya ditujukan kepada orang tua yang dianggap lalai mengawasi anaknya.
"Bahaya pol ini! Harusnya jangan diizinkan karena masih usia segitu," tulis seorang pengguna dengan nada prihatin, Senin (28/7/2025).
Tak sedikit pula yang menyoroti sikap orang tua yang justru bangga memberi anak kebebasan mengendarai kendaraan bermotor.
"Ortunya biasanya malah super bangga. Anaknya bisa bawa sepeda motor ke jalan raya sendiri," timpal netizen lain dengan nada menyindir.
Seorang ibu bahkan membandingkan sikapnya dengan orang tua anak dalam video viral tersebut.
BACA JUGA:Viral! Massa di Padang Bubarkan Kegiatan Doa Anak GKSI, 2 Anak Terluka
"Anakku sudah SMP aja belum aku kasih bawa kendaraan ke sekolah. Di rumah ada sepeda listrik dan motor matic, tapi cuma boleh dipakai di kompleks. Ini kok SD udah dilepas ke jalan raya? Ngeri banget," ungkapnya.
Fenomena anak di bawah umur menggunakan sepeda listrik di jalan raya bukan kali pertama terjadi. Banyak orang tua masih menganggap sepeda listrik sebagai kendaraan "aman" layaknya sepeda biasa, padahal tetap memiliki potensi bahaya yang tinggi, apalagi tanpa pengawasan.
Padahal, dalam regulasi yang ada, anak di bawah umur tidak diperbolehkan mengoperasikan kendaraan bermotor, termasuk sepeda listrik, di jalan umum tanpa pengawasan dan perlengkapan keamanan standar.
Pakar transportasi dan psikolog anak pun berulang kali mengingatkan bahwa anak seusia SD belum memiliki kemampuan refleks, tanggung jawab hukum, maupun kematangan emosional untuk berkendara di jalan umum.
BACA JUGA:Viral! Massa di Padang Bubarkan Kegiatan Doa Anak GKSI, 2 Anak Terluka
Perlu Tindakan Tegas
Kejadian ini kembali menegaskan perlunya pengawasan orang tua, penegakan regulasi yang lebih konsisten, serta edukasi publik mengenai bahaya penggunaan sepeda listrik oleh anak-anak di luar area tertutup.
Tanpa kesadaran kolektif, kejadian serupa bukan tak mungkin akan kembali terjadi—dan bukan tidak mungkin akan berujung pada insiden tragis yang sebenarnya bisa dicegah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: