Tragis! Video Pria Cianjur Nekat Lompat dari Tower, Begini Kondisi Terakhirnya

Tragis! Video Pria Cianjur Nekat Lompat dari Tower, Begini Kondisi Terakhirnya

Video viral pria di Cianjur loncat dari tower--

CIANJUR, RADARPENA.CO.ID – Insiden tragis terjadi di wilayah Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ketika seorang pria bernama Usep nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas tower setinggi puluhan meter, Jumat (18/7/2025).

Saksi mata, Rifal, sempat melihat korban memanjat tower dan berusaha menegurnya. Namun, teguran tersebut tidak digubris oleh Usep yang justru mempercepat langkahnya ke puncak.

“Saya tanya, ‘Mang, mau ngapain?’, tapi korban tidak menjawab dan malah semakin cepat memanjat,” kata Rifal saat dimintai keterangan.

BACA JUGA:DPR Dorong Keppres Pemindahan Ibu Kota, Wapres Bekerja di IKN

Merasa ada yang tidak beres, Rifal langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mande.

Tak lama berselang, petugas kepolisian datang ke lokasi bersama H. Upu, kakak kandung korban. Mereka mencoba membujuk Usep dari bawah tower agar mengurungkan niatnya. Namun bujukan itu tak kunjung membuahkan hasil.

Dalam situasi genting, sang kakak mengambil langkah nekat dengan ikut memanjat tower, berusaha mendekati dan membujuk adiknya secara langsung.

Namun, upaya penyelamatan yang berlangsung sekitar 20 menit itu berakhir tragis. Saat Upu hanya berjarak dua meter dari posisi korban di puncak tower, Usep tiba-tiba melepaskan pegangan dan melompat ke bawah.

Korban terjatuh di area persawahan yang berada di bawah tower dan tewas seketika di lokasi.

BACA JUGA:Wow! 15 Persen ASN DKI Jakarta Alami Gangguan Kejiwaan

Petugas dari Polsek Mande, termasuk Kanit Reskrim dan Kanit Intelkam, langsung mengamankan lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Mande menyatakan bahwa hingga kini, pihaknya masih menyelidiki motif pasti di balik aksi tragis tersebut. Namun, menurut keterangan awal dari pihak keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: