Mensesneg Bantah Ada Pungutan Tarif Komunitas Bermain di GBK: Tidak Benar

Mensesneg Bantah Ada Pungutan Tarif Komunitas Bermain di GBK: Tidak Benar

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan tak ada pungutan sebesar Rp 1,9 juta terhadap komunitas bermain di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta -(Disway.id/Anisha)-

Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut bahwa aktivitas mereka hanyalah permainan tradisional, tanpa menggunakan fasilitas khusus.

Keluhan tersebut disampaikan oleh warga dalam akun X.

"Kegiatan komunitas bermain GRATIS dan semua orang boleh main. Aktivitas cuman permainan tradisional. tapi dipalakin sampe 1.9jt/kegiatan? Terus buat apa bayar pajak? kita juga ga pake lapangan khusus. tolong Pak gub @pramonoanung. di Bandung aja kita bisa aktivitas gratis," tulis akun tersebut.

Unggahan itu langsung menjadi viral dan menimbulkan berbagai reaksi publik.

Pemerintah Bertindak Cepat Redam Polemik

Merespons keluhan publik, pemerintah bertindak cepat dengan memanggil perwakilan komunitas dan pengelola GBK untuk memastikan tidak ada praktik pungutan tidak sah. Hasilnya, tidak ditemukan bukti adanya pemalakan atau tarif resmi sebesar Rp1,9 juta untuk penggunaan area publik di GBK.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tetap menjaga akses publik terhadap ruang terbuka hijau dan area rekreasi tetap gratis, terutama bagi aktivitas komunitas yang bersifat edukatif dan nonkomersial.

Pemerintah melalui Mensesneg menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya Rp1,9 juta terhadap komunitas bermain di GBK.

Polemik yang sempat viral ini telah diselesaikan dengan duduk bersama para komunitas dan klarifikasi langsung dari pihak berwenang.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap menjaga aksesibilitas publik terhadap ruang-ruang rekreasi dan mendorong kegiatan sosial masyarakat secara terbuka dan inklusif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait