Viral Video Wapres Gibran Tanam Padi Maju, Spontan Dikritik Netizen
Tangkapan layar Wapres Gibran tanam padi--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Desa Gempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu, 24 Mei 2025.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda pemerintah pusat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran secara simbolis melakukan penanaman padi menggunakan alat rice transplanter di area persawahan setempat.
Ia juga berdialog langsung dengan kelompok tani, serta menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti 1 unit combine harvester dan 13 unit traktor roda dua.
BACA JUGA:Daftar Pemenang Crunchyroll Anime Awards 2025, Barisan Anime Epic masuk List
"Pemerintah terus mendorong produktivitas petani melalui bantuan alsintan. Kami menyerahkan combine harvester dan traktor untuk petani di Desa Gempel," ujar Gibran saat memberi sambutan.
View this post on Instagram
Putra sulung Presiden Joko Widodo ini juga menyebut bahwa Indonesia saat ini memiliki stok beras sebesar 3,9 juta ton, dan mengklaim negara telah berhasil mencapai swasembada pangan.
Namun, aksi simbolik penanaman padi Gibran menjadi perbincangan hangat setelah videonya diunggah di akun TikTok resminya dan menyebar di berbagai platform media sosial.
Netizen Soroti Cara Menanam Padi
Dalam video tersebut, Gibran terlihat menanam padi sambil berjalan maju ke depan, sehingga beberapa barisan padi yang sudah ditanam tampak terinjak oleh langkahnya sendiri.
BACA JUGA:Tragis! Kebakaran Ruko di Aceh Tamiang, 6 Orang Satu Keluarga Tewas Termasuk Balita dan Bayi
Hal ini memicu berbagai komentar dari warganet yang mempertanyakan teknik menanam padi yang digunakan.
“Yang ditanam malah keinjak,” tulis seorang pengguna dengan akun @MImam.
Komentar serupa datang dari akun @PTHRIEE yang menyarankan agar sebaiknya proses tanam dilakukan dengan melangkah mundur, sebagaimana lazim dilakukan petani agar tanaman tidak rusak.
“Harusnya ke belakang dorongnya, Pak. Biar padi yang ditanam nggak keinjek-injek jadi tumbuhnya rapi,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: