Viral! Calon Pengantin Pria di Palembang Diserang OTK Sebelum Akad Nikah, Resepsi Gagal Digelar
Ilustrasi pemukulan -Pixabay-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Insiden mengerikan terjadi di Palembang dan kini viral di media sosial.
Seorang calon pengantin pria bernama Ahmad Anda (31) menjadi korban penyerangan brutal oleh orang tak dikenal (OTK), hanya beberapa saat sebelum melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi, 11 Mei 2025, di Jalan Panca Usaha, tepatnya di Lorong Semeru, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang. Saat itu, korban bersama keluarga baru saja tiba di lokasi resepsi menggunakan mobil.
Diserang Secara Brutal Saat Turun dari Mobil
Berdasarkan video yang beredar luas di media sosial, suasana mencekam terjadi ketika korban turun dari mobil. Empat orang pria tak dikenal secara tiba-tiba menyerang korban dengan senjata tajam dan senjata api.
Suasana acara pernikahan yang seharusnya sakral dan bahagia langsung berubah menjadi kepanikan. Tamu undangan serta keluarga korban berhamburan menyelamatkan diri.
BACA JUGA:Waspada terhadap Hama ini! Perusak Barang Furniture -mu
BACA JUGA:Polisi Tangkap Pengamen Perusak Bus Primajasa di Cikupa, Terancam 12 Tahun Penjara
Sementara itu, Ahmad tidak sempat memberikan perlawanan dan mengalami luka serius di bagian kepala, tangan, dan kaki.
Korban Dilarikan ke RSUD Bari Palembang
Usai diserang, Ahmad segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian karena kondisinya yang kritis.
Akibat insiden mengejutkan ini, resepsi pernikahan terpaksa dibatalkan. Keluarga korban dan mempelai wanita, Parida, masih dalam keadaan trauma dan shock atas kejadian tersebut.
Polisi Selidiki Motif Penyerangan
Polrestabes Palembang bersama Polsek Seberang Ulu I langsung bergerak cepat menyelidiki kasus ini. Petugas telah mengamankan lokasi kejadian dan mulai mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: