Pemimpin PMI Kota Kupang 2025-2030 selalu Siap Jawab Kebutuhan Masyarakat ditengah Kelangkaan Darah

Pemimpin PMI Kota Kupang 2025-2030 selalu Siap Jawab Kebutuhan Masyarakat ditengah Kelangkaan Darah

Momen pengangkatan pengurus baru PMI Kota Kupang--

Radarpena.co.id, Jakarta - Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis melantik pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang masa bakti 2025–2030. 

Adapun komposisi PMI Kota Kupang, yakni dr. Bill Brenton Mandala (Ketua), dr. Virgin Mary Grace Seran (Sekretaris) dan Marce Rusmiyati, SE, MM (Bendahara) serta enam wakil ketua bidang.

 

Pelantikan berlangsung di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Selasa (29/4/2025).

Serena Francis menekankan peran strategis PMI dalam misi kemanusiaan. “PMI bukan hanya hadir saat perang atau bencana alam, tetapi juga aktif dalam pelayanan sosial seperti penyediaan darah dan edukasi kebencanaan,” ujarnya. 

BACA JUGA: Viral Sejumlah Pria Tenteng Senapan di Kemang Jaksel, Sempat Saling Lempar Batu

Ia menyoroti inisiatif PMI seperti pembentukan Sekolah Siaga Bencana sebagai langkah membangun ketangguhan masyarakat.

Pelantikan ini merupakan hasil musyawarah yang mencerminkan sinergi antara pemerintah dan PMI, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan. 

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya ucapkan selamat kepada pengurus baru. Semoga mengemban amanah dengan dedikasi dan profesionalisme,” ucap Serena Francis.

BACA JUGA:Ribuan Buruh Padati Monas di May Day 2025, Dimeriahkan Band Tipe-X hingga Wali

Serena juga menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus: 

1. Pegang Teguh Prinsip Kemanusiaan: Junjung tinggi tujuh prinsip dasar Palang Merah, yaitu kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan. 

2. Jalin Kolaborasi Luas: Bangun kemitraan dengan pemerintah, DPRD, lembaga negara, dan organisasi non-pemerintah untuk program kemanusiaan berkelanjutan.

3. Perluas Jaringan dan Rekrut Relawan Muda: Perkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan, serta libatkan relawan muda sebagai agen perubahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: