Aksi Budaya Rakyat Tangsel Tegaskan Persatuan sebagai Kekuatan Utama Bangsa

Aksi Budaya Rakyat Tangsel Tegaskan Persatuan sebagai Kekuatan Utama Bangsa

--

Radarpena.co.id – Di tengah keberagaman masyarakat Tangerang Selatan, ratusan warga berkumpul dalam satu ruang yang sama melalui kegiatan Aksi Budaya Rakyat Tangsel di Alun-Alun Pamulang, Selasa, 23 Juni 2026.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan pesan bahwa persatuan tetap menjadi kekuatan utama Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.00 hingga 17.00 WIB itu menghadirkan berbagai unsur budaya yang mencerminkan keberagaman Indonesia, mulai dari Tari Ngarojeng Betawi, Ondel-Ondel, hingga penampilan Musik Absosial Band.

Beragam kalangan masyarakat tampak menikmati pertunjukan sambil berinteraksi satu sama lain dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.

Koordinator kegiatan, Jefri, mengatakan bahwa acara tersebut tidak sekadar menjadi hiburan rakyat, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, kegiatan budaya seperti ini penting untuk mengingatkan bahwa meskipun berbeda latar belakang, kita tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu menjaga Indonesia tetap damai dan maju,” ujarnya.

Menurut Jefri, masyarakat perlu terus memperkuat ruang-ruang kebersamaan agar perbedaan yang ada tidak berubah menjadi sumber perpecahan.

Ia menilai budaya memiliki kemampuan untuk mempertemukan masyarakat tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang sosial.

Koordinator Budaya, Adhay, menambahkan bahwa setiap pertunjukan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut membawa pesan tentang kebersamaan dan identitas bangsa.

“Budaya selalu mengajarkan nilai persaudaraan. Ketika masyarakat bisa menikmati dan merayakan budaya bersama, di situ tumbuh rasa memiliki terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Sejumlah warga yang hadir juga menilai bahwa persatuan harus terus dijaga di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan informasi yang begitu cepat.

Menurut mereka, masyarakat perlu lebih banyak membangun komunikasi dan memperkuat rasa kebangsaan dibanding mempertajam perbedaan.

“Saya melihat kegiatan seperti ini penting karena mengingatkan kita bahwa Indonesia jauh lebih besar daripada perbedaan-perbedaan yang ada. Yang harus kita jaga adalah kebersamaan,” ujar Rahmat, salah seorang pengunjung.

Sementara itu, Nurhayati, warga Pamulang yang hadir bersama keluarganya, berharap semangat persatuan dapat terus diwariskan kepada generasi muda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: