Viral Wali Murid SDN 2 Pasir Tangkil Diminta Kepsek Ganti Kursi Rusak, Bupati Lebak Turun Tangan

Viral Wali Murid SDN 2 Pasir Tangkil Diminta Kepsek Ganti Kursi Rusak, Bupati Lebak  Turun Tangan

Wali murid SD di Lebak diminta Kepala Sekolah ganti meja dan Kursi -tangkapan layar-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Viral di media sosial soerang wali murid di SDN 2 Pasir Tangkil, Kabupaten Lebak harus mengeluarkan dana pribadi untuk mengganti kursi dan meja di sekolah sang anak.

Arta Grace selaku wali murid di SDN 2 Pasir Tangkil, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten mengungkapkan bahwa dirinya diminta ganti rugi meja dan kursi oleh pihak sekolah.

Hal tersebut dilakukan usai sang anak dituding telah merusak perabotan sekolah seperti meja dan kursi.

Wali murid tersebut mengeluarkan uang sebesar Rp400 ribu untuk mengganti kerusakan meja dan kursi.

Tak sampai disitu, bahkan Arta Grace menggotong sendiri meja dan kursi dari rumahnya hingga ke sekolah.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

“Saya gotong meja dan kursinya dari rumah. Uang segitu bagi saya sangat banyak, cukup buat beli beras sekarung,” Ujar Arta Grace usai mengantarkan meja dan kursi pada Senin, 28 April 2025.

Arta Grace mengaku bahwa dirinya sangat menyayangkan sikap sekolah yang telah menduing sang anak melakukan pengerusakan perabotan sekolah.

BACA JUGA:Hadir di Pameran PEVS 2025, Honda Berikan Promo Berlimpah untuk Para Pengunjung

BACA JUGA:Rekor Pertemuan Barcelona vs Inter Milan Jelang Semifinal UCL 2025: Siapa yang Unggul?

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi meja serta kursi tersebut telah dalam kondisi yang tak layak dipakai.

“Kepala sekolah bahkan meminta mengganti meja dan kursi yang rusak lewat grup WhatsApp yang berisi dewan guru dan wali murid,” tambahnya.

Sebelumnya, para wali murid lainnya ingin membantu dengan patungan membelikan meja dan kursi baru.

Namun Arta Grace menolaknya, ia juga bertanya apakah memang aturannya seperti itu jika ada fasilitas sekolah yang tak layak pakai harus wali murid yang menggantikannya.

Bahkan sang kepala sekolah meminta ganti rugi meja dan kursi lewat grup Whatsapp para wali murid.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait