Kementerian Investasi dan Hilirisasi Kembali Hadirkan Paviliun Indonesia dalam WEF 2025
World Economic Forum (WEF) 2025 yang digelar di Davos, Swiss--Dok Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM
BACA JUGA:
"Davos memberikan suatu kesempatan yang besar untuk mempromosikan peluang-peluang investasi di Indonesia secara sekaligus kepada investor-investor global yang hadir. Untuk itu, kami tentunya akan memaksimalkan waktu untuk bertemu sebanyak mungkin investor potensial yang memiliki visi yang sama dengan Indonesia, memajukan investasi berkelanjutan," kata Rosan.
Tentang Paviliun Indonesia
Paviliun Indonesia mengambil tema "Bridging Sustainability and Prosperity: Indonesia's New Leadership in Global Inclusive Growth" atau “Menjembatani Keberlanjutan dan Kesejahteraan: Kepemimpinan Baru Indonesia dalam Pertumbuhan Inklusif Global”.
Selama empat hari ke depan, di Paviliun akan diselenggarakan berbagai sesi diskusi dan pameran yang menggambarkan bagaimana kepemimpinan kabinet Presiden Prabowo Subianto akan membawa visi menuju Indonesia Emas 2045 melalui beberapa sektor-sektor unggulan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sesi-sesi di Paviliun Indonesia akan ditayangkan secara langsung di kanal YouTube Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Tentang World Economic Forum (WEF)
Pertemuan tahunan WEF menjadi ajang pertemuan para pemimpin dunia untuk membahas tantangan global dan regional utama. Tema yang diambil pada pertemuan tahun ini adalah “Collaboration for the Intelligent Age” atau “Kolaborasi untuk Era Cerdas”.
Dengan semakin kuatnya pengaruh teknologi dalam kehidupan manusia, yang dengan cepat mengubah tatanan global, para pemimpin dunia akan membahas isu serta tantangan yang dihadapi dalam pertemuan yang berlangsung lima hari.
Diskusi yang berlangsung nanti akan difokuskan pada lima prioritas tematik yang berbeda tetapi saling terkait yaitu Membangun Kembali Kepercayaan, Menata Ulang Pertumbuhan, Berinvestasi pada Manusia, Menjaga Planet, dan Industri di Era Cerdas.(***)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: