BPS Ungkap Jumlah Pengangguran di Indonesia Turun
Ilustrasi pengangguran banyak diisi lulusan SMA-SMK--bandung.go.id
radarpena.co.id - Kabar baik datang dari pasar tenaga kerja Indonesia. Badan Pusat Statistik melaporkan jumlah pengangguran pada Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski penurunannya tipis, data ini menunjukkan tren positif di tengah tantangan ekonomi global.
Masih 7,24 Juta Orang Pengangguran
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,24 juta orang dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang.
Angka ini turun sekitar 35 ribu orang dibandingkan Februari 2025.
“Jumlah pengangguran mengalami penurunan sebesar 35 ribu orang dibandingkan tahun lalu,” ujar Amalia dalam konferensi pers di Jakarta.
Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja tercatat mencapai 147,67 juta orang.
Tingkat Pengangguran Ikut Menurun
Penurunan jumlah pengangguran juga tercermin dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang kini berada di angka 4,68 persen.
Angka tersebut turun 0,08 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jika dilihat berdasarkan wilayah:
- Perkotaan: 5,60% (turun dari 5,73%)
- Perdesaan: 3,20% (turun dari 3,33%)
Artinya, baik di kota maupun desa, kondisi pasar kerja menunjukkan perbaikan.
BACA JUGA:Viral! Ribut QRIS Berujung Amuk, Warung Madura di Kemayoran Dirusak, Pemilik Dianiaya
Sektor Ini Jadi Penopang Lapangan Kerja
BPS mencatat, penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh tiga sektor utama:
- Pertanian
- Perdagangan besar dan eceran
- Industri
Ketiga sektor ini menyerap sekitar 60,29 persen tenaga kerja nasional, menjadikannya tulang punggung ekonomi Indonesia saat ini.
Pekerja Formal dan Informal Sama-sama Naik
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: