BPS Ungkap Jumlah Pengangguran di Indonesia Turun

BPS Ungkap Jumlah Pengangguran di Indonesia Turun

Ilustrasi pengangguran banyak diisi lulusan SMA-SMK--bandung.go.id

Kabar positif lainnya, jumlah pekerja di sektor formal dan informal sama-sama meningkat:

  • Pekerja formal: dari 59,19 juta → 59,93 juta orang
  • Pekerja informal: dari 86,58 juta → 87,74 juta orang

Hal ini menunjukkan aktivitas ekonomi yang mulai membaik dan membuka lebih banyak peluang kerja.

BACA JUGA:Banjir Jakarta Usai 6 Sungai Meluap: 115 RT Terendam, Ketinggian Air Capai 2,4 Meter

Mayoritas Pekerja Full Time

Mengacu pada standar International Labour Organization, seseorang yang bekerja minimal satu jam per minggu sudah dikategorikan bekerja.

BPS membagi status pekerja menjadi tiga:

  • Pekerja penuh (≥35 jam/minggu): 66,77%
  • Paruh waktu (<35 jam): 25,97%
  • Setengah pengangguran: 7,27%

Proporsi pekerja penuh meningkat dibandingkan tahun lalu, yang menunjukkan kualitas pekerjaan mulai membaik.

Penurunan jumlah pengangguran di 2026 menjadi sinyal positif bagi ekonomi Indonesia. Namun, angka 7,24 juta orang masih menunjukkan bahwa tantangan ketenagakerjaan belum sepenuhnya selesai.

BACA JUGA:Geger Video Oknum Polisi Merokok di Mobil Sedan, Malah Ejek Pemotor yang Menegur

Pemerintah dan pelaku usaha diharapkan terus mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dan berkualitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait