Misi Artemis II NASA Lintasi Bulan, Live di Netflix! Siap-Siap Jadi Saksi Sejarah Malam Ini

Misi Artemis II NASA Lintasi Bulan, Live di Netflix! Siap-Siap Jadi Saksi Sejarah Malam Ini

Misi Artemis II meluncur menuju bulan--

Radarpena.co.id - Dunia sedang menahan napas! Sejarah besar eksplorasi antariksa manusia kembali terukir hari ini. Untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima dekade, manusia akan kembali melintasi orbit Bulan dalam misi berawak yang sangat dinantikan, Artemis II. Kabar yang paling menghebohkan, Anda tidak perlu menjadi astronot untuk merasakan ketegangannya, karena momen langka ini akan tayang perdana secara global melalui layanan streaming Netflix!

Langkah NASA menggandeng platform hiburan raksasa ini menjadi sinyal bahwa antariksa kini semakin dekat dengan genggaman masyarakat luas. Fenomena "pulang ke Bulan" ini diprediksi akan menjadi tontonan paling viral di tahun 2026. Jangan sampai Anda tertinggal dan menjadi orang terakhir yang tahu bagaimana rupa sisi jauh Bulan yang misterius itu.

Jadwal Siaran Langsung Misi Artemis II: Tandai Kalender Anda!

Bagi Anda yang sudah tidak sabar, siaran langsung dijadwalkan mulai mengudara pada pukul 00.00 WIB tanggal 7 April 2026. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk menyaksikan kapsul Orion bermanuver di ruang angkasa dalam secara real-time. Fase utama penerbangan lintas Bulan sendiri bakal berlangsung cukup lama, yakni dari pukul 01:45 hingga 08:40 WIB.

Durasi total siaran maraton selama sekitar tujuh jam ini akan menampilkan setiap detik krusial perjalanan para awak. Selain Netflix, Anda juga bisa mengakses tayangan ini melalui ekosistem NASA+ yang tersedia di YouTube NASA, Amazon Prime Video, hingga Hulu. Kemudahan akses ini memastikan seluruh penduduk Bumi bisa ikut merayakan kembalinya manusia ke orbit lunar.

Cara Nonton Live Streaming NASA di Netflix

Ingin menonton dengan kualitas terbaik? Pelanggan Netflix hanya perlu melakukan langkah sederhana untuk menemukan konten eksklusif ini. Cukup buka aplikasi atau situs resmi Netflix di perangkat kesayangan Anda. Pada kolom pencarian, masukkan kata kunci "NASA+" atau "Artemis II". Secara otomatis, sistem akan mengarahkan Anda ke siaran langsung yang sedang berlangsung.

Kehadiran misi ini di platform streaming populer membuktikan bahwa antariksa bukan lagi konsumsi eksklusif para ilmuwan. Kini, setiap orang bisa merasakan sensasi berada di dalam kabin kapsul Orion sambil bersantai di ruang tamu. Ini adalah solusi cerdas bagi Anda yang ingin mendapatkan update visual paling jernih langsung dari orbit Bulan.

Mengenal 4 Astronaut Tangguh di Balik Misi Artemis II

Siapa saja sosok hebat yang mempertaruhkan nyawa dalam misi ini? NASA mengerahkan tim terbaiknya yang terdiri dari empat astronaut berpengalaman. Ada Reid Wiseman yang menjabat sebagai Komandan, didampingi oleh Victor Glover sebagai Pilot. Tak ketinggalan, dua spesialis misi hebat yakni Christina Koch dan Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency turut memperkuat formasi ini.

Mereka akan mengukir sejarah sebagai manusia pertama yang melihat langsung sisi jauh Bulan (far side of the Moon) sejak era misi Apollo terakhir di tahun 1970-an. Tugas mereka tidak main-main. Selama mengelilingi satelit alami Bumi tersebut, para kru akan mengambil foto dan rekaman video beresolusi tinggi. Dokumentasi ini digadang-gadang akan menjadi karya visual luar angkasa paling menakjubkan dalam beberapa dekade terakhir.

“Misi ini menguji secara langsung berbagai sistem penting, mulai dari navigasi hingga aspek keselamatan kru selama perjalanan keluar dari orbit Bumi,” ungkap perwakilan NASA mengenai urgensi misi berawak pertama di program Artemis ini.

Teknologi Komunikasi Optik 4K: Kirim Data dari Bulan ke Bumi

Salah satu kecanggihan yang diuji dalam Misi Artemis II adalah teknologi komunikasi optik tingkat lanjut. NASA ingin membuktikan bahwa transmisi data super cepat dan video berkualitas 4K bisa dilakukan meski terpisah jarak ratusan ribu kilometer. Teknologi ini akan menjadi tulang punggung komunikasi bagi misi-misi masa depan yang lebih ambisius.

Misi Artemis II sendiri merupakan jembatan emas menuju target yang lebih besar: mendaratkan kembali manusia di permukaan Bulan melalui misi Artemis III pada tahun 2028. Jika uji coba lintas Bulan ini sukses, maka mimpi membangun pangkalan permanen di Bulan akan semakin nyata. Semua mata kini tertuju pada kapsul Orion yang dijadwalkan akan kembali ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik sekitar tanggal 10 April 2026. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait