iPhone 17 Pro Max Terbang ke Bulan! NASA Beri Bocoran Rahasia Misi Artemis II

iPhone 17 Pro Max Terbang ke Bulan! NASA Beri Bocoran Rahasia Misi Artemis II

iPhone 17 Pro Max - Apple - --

Radarpena.co.id - Kabar mengejutkan datang dari jagat teknologi dan antariksa global! Program Artemis milik NASA baru saja mencetak sejarah baru lewat peluncuran misi Artemis II pada 1 April 2026. Namun, yang paling mencuri perhatian netizen bukan hanya kembalinya manusia ke ruang angkasa dalam setelah 50 tahun era Apollo, melainkan penampakan perangkat ikonik Apple, iPhone 17 Pro Max, yang ikut meluncur ke orbit.

Ponsel flagship terbaru ini terlihat melayang indah di dalam kokpit kapsul Orion. Kejadian langka ini terekam jelas dalam dokumentasi yang dibagikan NASA melalui media sosial X. Efek mikrogravitasi atau "zero gravity" membuat iPhone 17 Pro Max berwarna silver tersebut tampak berpindah tangan antar astronot layaknya benda ajaib. Fenomena ini tentu membuat para penggemar gadget di seluruh dunia geger sekaligus bangga.

Momen Ikonik di Dalam kapsul Orion: iPhone Jadi Rebutan astronot

Dalam video yang viral tersebut, kita bisa melihat betapa akrabnya para astronot dengan teknologi Bumi meski berada ribuan kilometer dari permukaan planet. Spesialis misi Jeremy Hansen terlihat melepaskan iPhone 17 Pro Max miliknya hingga melayang melewati komandan misi Reid Wiseman dan pilot Victor Glover. Ponsel pintar tersebut kemudian mendarat mulus di tangan spesialis misi Christina Koch.

Penggunaan ponsel pribadi dalam penerbangan luar angkasa ini merupakan yang pertama kalinya bagi NASA. Badan antariksa Amerika Serikat tersebut sengaja membekali setiap astronot dengan perangkat canggih untuk mengabadikan momen emosional selama perjalanan bersejarah ini.

"Kami memberikan kru alat untuk mengabadikan momen spesial bagi keluarga mereka dan membagikan gambar serta video inspiratif kepada dunia," ujar administrator NASA, Jared Isaacman, seperti dilansir dari sumber resmi.

Spesifikasi Langit: Rahasia iPhone 17 Pro Max di Luar Angkasa

Banyak yang bertanya-tanya, apakah ponsel ini benar-benar model komersial? NASA mengonfirmasi melalui akun Instagram resminya bahwa perangkat yang dibawa memang benar iPhone 17 Pro Max. Bahkan, akun X @OwenSparks membagikan klip singkat saat kru memasukkan ponsel tersebut ke dalam saku pakaian luar angkasa mereka sesaat sebelum peluncuran dimulai.

Meskipun membawa teknologi mutakhir, fungsi iPhone ini di luar angkasa ternyata cukup terbatas. Jangan bayangkan para astronot bisa asyik scrolling media sosial atau membalas pesan WhatsApp. Perangkat ini murni hanya berfungsi sebagai alat dokumentasi tingkat tinggi. Tidak ada koneksi internet, Wi-Fi, maupun Bluetooth yang tersedia di sana. Ponsel ini bekerja secara luring (offline) hanya untuk memotret dan merekam video berkualitas sinematik.

Hasil Foto iPhone 17 Pro Max dari Jendela Wahana Antariksa

NASA sudah mulai membagikan hasil jepretan dari kamera iPhone tersebut. Salah satu foto yang paling memukau adalah siluet Christina Koch yang sedang menatap Bumi dari jendela wahana Orion. Foto tersebut memperlihatkan kontras yang luar biasa antara warna biru putih Bumi dengan kegelapan abadi ruang angkasa. Detail yang dihasilkan membuktikan bahwa sensor kamera iPhone terbaru ini memang berada di level yang berbeda.

Lolos Uji Nyali: Prosedur Ketat Sebelum Meluncur

Tentu saja, membawa barang elektronik ke dalam wahana bertekanan tinggi bukan perkara mudah. iPhone 17 Pro Max harus melewati serangkaian pengujian keselamatan yang sangat ketat untuk memastikan tidak ada risiko ledakan baterai atau gangguan elektromagnetik. Menurut Tobias Niederwieser dari BioServe Space Technologies, setiap perangkat harus melewati minimal empat tahap persetujuan sebelum dinyatakan layak terbang.

Kehadiran iPhone di misi Artemis II ini seolah memberi pesan bahwa teknologi yang kita genggam sehari-hari sudah siap untuk membawa kita menjelajahi batas-batas baru alam semesta. Bagi Anda pemburu gadget, ini adalah validasi tertinggi bahwa iPhone 17 Pro Max bukan sekadar ponsel, tapi sudah menjadi alat standar penjelajah luar angkasa. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait